Jumat Ambyar Larut Dalam Malam Kesenian

jumat ambyar

Bandung Side, jl Martadinata – Jumat Ambyar larut dalam atraksi seni tradisional berupa tari dan angklung towel dihadirkan Hotel De Paviljoen Bandung sebagai penghormatan kepada tamu di Malam Kesenian.

Upaya membangkitkan seni dan budaya tradisional Sunda oleh manajemen Hotel De Paviljoen Bandung dalam rangka melestarikan, menempatkan kearifan lokal adi luhung yang kaya akan arti filosofi dan keindahan di hati setiap insan.

Ekspresi pada gerak tari sunda yang indah dibawakan oleh adik-adik dari sanggar menyimpan makna tertentu kadang menirukan gerak-gerik manusia dan hewan dalam presentasi kegembiraan.

Begitu juga dengan atraksi angklung towel “Sekar Sari”, alat musik bambu ini tercipta dari pandangan hidup masyarakat Sunda yang agraris lambat-laun instrumennya musiknya melangutkan jiwa sehingga membuat Jumat malam menjadi ambyar.

Jumat ambyar
Malam Kesenian sajian Hotel De Paviljoen Bandung membuat Jumat Ambyar dengan instrumen lagu angklung towel ” Sekar Sari”.

Dikarenakan begitu interaktifnya irama musik angklung towel sehingga membuat penonton dan tamu tanpa disadari kepalanya mengangguk-angguk menahan hasrat untuk berjoged saat mendengarkan instrumen lagu Didi Kempot dan Deni Cak Nan.

Seperti yang diungkapkan Ria Melina Tiurma Sitanggang, Digital Marketing, Hotel De Paviljoen Bandung bahwa seni tradisional Sunda ditampilkan bukan hanya untuk menghibur tamu, namun sekaligus memberi porsi prioritas akan kearifan lokal.

“Pertunjukan kesenian tradisional berupa tari Sunda dan musik angklung towel menjadi salah satu ikon Hotel De Paviljoen Bandung, agar tamu yang menginap mempunyai kenangan atas layanan kami,” jelas Ria Melina.

Dikemas dalam pertunjukan “Malam Kesenian” pada Hari Jumat, 22/7/2022 bertempat di pelataran serambi hotel, atraksi tari Sunda dan instrumen angklung towel dapat dinikmati tamu dan pejalan kaki yang melintas di jalan Martadinata Bandung, tambah Ria melina.

Jumat Ambyar
Petonton pun berjoged saat angklung towel “Sekar Sari” mengalun di Malam Kesenian sajian Hotel De Paviljoen Bandung.

“Semoga tamu Hotel De Paviljoen Bandung menjadi betah saat menginap, dengan apa yang kami persembahkan untuk hiburan dan menemani suasana malam di Jumat Ambyar,” ujar Ria Melina.

Hotel Depaviljoen selalu memberikan pengalaman berbeda untuk menginap di Bandung, tidak hanya seputar memberi pelayanan terbaik, memberi banyak kegiatan hingga promosi yang baru untuk membuat tamu merasa semakin nyaman dan memilih untuk kembali.

Hotel pilihan tamu yang terdiri dari 145 kamar ini, memiliki 7 jenis klasifikasi kamar di mulai dari Deluxe, Grand Deluxe, Executive Club, Executive Twee, Royal Lagoon, Royal Twee hingga Depaviljoen Suite.

Memiliki bangunan bernuansa kolonial Belanda setinggi 12 lantai, juga dilengkapi dengan fasilitas – faslitas penunjang seperti Kolam Renang, Keuken Restaurant, Koffie, Vesper Sky Bar & Lounge, Spa dan 5 ruang meeting yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan tamu.

“Kami siap menyambut tamu dengan kejutan dan kehangatan dalam melayani, karena Hotel De Paviljoen Bandung adalah “Home For Everyone,” pungkas Ria Melina.***

Tinggalkan Balasan