Teknologi dan Digitalisasi Sarana Berkarya Positif

teknologi dan digitalisasi

Bandung Side, Kabupaten Bandung Barat – Teknologi dan digitalisasi membangun budaya kreatif dan produktif di era internet sekarang perlu menjadi gagasan yang setiap orang untuk berkarya positif.

Sebab jangan sampai aktivitas berinternet ternyata tidak memberikan manfaat apapun meskipun kemajuan teknologi dan digitalsisasi sudah berjalan.

Apalagi dengan pertumbuhan pengguna internet selama pandemi yang mencapai 15,5% atau 27 juta pengguna baru, kini total pengguna internet sudah 202,6 juta.

Potensi internet dan perkembangan dunia digital diramalkan bakal makin maju sehingga setiap individup perlu memanfaatkannya sebagai ruang kreatif dan produktif.

“Luar biasa perkembangan dunia digital ini jika tidak mengikuti kita pasti bakal ketinggalan,” Ujar Andry Hamida, Head of Visual Brand Hello Monday Morning saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I, pada Selasa (19/10/2021).

Lebih lanjut Andry Hamida mengatakan, dengan segala peluang tersebut siapa saja yang kreatif dan produktif di dunia digital akan mendapatkan peluang tanpa batas.

Bahkan menurut Andry Indonesia bisa menjadi maju dengan budaya kreatif dan produktif.

“Budaya tersebut bisa tercipta melalui proses belajar dari lingkungan dan karena pengaruh pola pikir yang kemudian melekat pada manusia,” kata Andry Hamida lagi.

Andry pun mencontohkan budaya produktif di era internet ini seperti dalam membagikan unggahan positif dan bermanfaat bagi lingkungan di media sosial pribadi.

Budaya sendiri menurutnya tak terbatas pada kesenian, rumah adat, maupun warisan nenek moyang saya.

Secara luas budaya yang bisa disebarkan secara produktif di internet merupakan kebiasaan atau pola hidup, misalnya sekarang budaya menggunakan gawai yang dipergunakan untuk sarana berkarya.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Maria Ivana, seorang Graphic Designer, Mardiana R.L, Vice Principal in Kinderhouse Pre-school, Vivi Andriani, Marketing Communication Manager Bumbumbuku, serta Andi S, seorang Medical Doctor & Health Educator.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.

Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***

Tinggalkan Balasan