Bandung Side, Kabupaten Cirebon - Menjadi pengguna internet yang beradab itu adalah melaksanakan penggunaan sumber daya online dan diterima oleh pengguna lainnya. Dikenal juga dengan netiket, seperangkat aturan untuk perilaku online yang dapat diterima. Salah satu contoh netiket adalah tidak memfitnah, tidak menjiplak karya orang lain, dan memverifikasi fakta sebelum mem-posting ulang.
Gadget
Fokus Utama Kita adalah Jejak Digital Positif
Bandung Side, Kabupaten Indramayu - Fokus utama kita pada era revolusi industri 4.0 ialah mengedepankan teknologi dalam kegiatan sehari-hari adalah jejak digital. Kita pun berada pada kondisi Internet of Things (IOT), di mana kita bisa mematikan lampu via gadget, dan lain sebagainya. Sebagai pengguna internet, banyak dari kita yang turut berkontribusi di
Dilema Globalisasi di Media Sosial Terhadap Generasi
Bandung Side, Kota Bandung - Dilema Globalisasi melalui digital dapat dilihat dari budaya, etika, etiket, bahasa, gaya, trend semua melebur jadi satu. Baik yang tua maupun yang muda kita sekarang sedang kita belum menjadi masyarakat yang dewasa dewasa dalam menggunakan digital. Menjadi masalah adalah dengan generasi dari lahirnya sudah terdistrupsi oleh digital,
Menghasilkan Uang di Era Digital
Bandung Side, Kota Cimahi - Menghasilkan uang dengan semangat ‘dunia dalam genggaman’ menjadi kenyataan, pasalnya saat ini hanya menggunakan satu gadget di tangan kita bisa melakukan apapun. Ketika kita sadari dan pahami, kehadiran dunia digital memudahkan segala hal. Beberapa kemudahan dari dunia digital di antaranya berjualan online, platform digital yang beragam, hingga
Dampak Pengguna Medsos Bisa Menjadi Malapetaka
Bandung Side, Kabupaten Subang - Dampak pengguna medsos menurut data dari Katadata menunjukkan Indonesia menjadi negara keempat yang menjadi target pasar utama Facebook karena banyaknya pengguna. Dengan peningkatan pengguna media sosial yang semakin masif, medsos bisa menjadi malapetaka. Salah satu kasus yang berawal dari media sosial ialah Florence Sihombing yang menuliskan posting-an
Kondisi Baru di Dunia Nyata Akibat Teknologi Informasi
Bandung Side, Kabupaten Garut - Kondisi baru teknologi kini semakin dominan digunakan oleh kalangan muda dan tua dalam teknologi informasi. Hampir setiap saat setiap orang menggunakan gawai untuk berinteraksi, untuk mengekspresikan diri, melakukan kegiatan yang sifatnya diulang setiap hari atau semacam tradisi semuanya berkenaan dengan teknologi informasi. Masyarakat harus memahami perubahan budaya
Memaknai Buku Sebagai Jendela Belajar di Dunia Digital
Bandung Side, Kabupaten Sukabumi - Memaknai buku sebagai jendela dunia ini ada lagi yang lebih besar daripada jendela yakni gerbang sebagai arti kiasan. Dan internet dianggap sebagai gerbang dunia, semua informasi berada di sana ketika sudah berada di internet berarti seperti kita akan memasuki dunia yang begitu luas. Aristyo Hadikusuma, Director of
Menghargai Hak Kekayaan Intelektual sebagai Penerapan Etika Digital
Bandung Side, Kota Cimahi - Menghargai Hak Kekayaan Intelektual kita seringkali tidak sadar atau lupa mencantumkan sumber posting-an yang diambil dari orang lain. Harus disadari selain sebagai pencipta konten, kita juga merupakan penikmat konten. Keduanya memiliki hak dan tanggung jawab yang berbeda. "Semua tanggung jawab ada di tangan kita," kata Aidil. Konsekuensi dari
Mewaspadai Kejahatan Social Engineering Saat Berinteraksi Sosial
Bandung Side, Kabupaten Cirebon - Mewaspadai kejahatan social engineering yakni suatu teknik pencurian atau pengambilan data atau informasi penting dari seseorang dengan cara menggunakan pendekatan manusiawi melalui mekanisme interaksi sosial. Biasanya social engineering ini mengeksploitasi kelemahan manusia, seperti ketakutan, rasa percaya, dan rasa ingin menolong. "Kelemaham manusia ini sangat bisa dieksploitasi, misalnya
Bahaya Data Pribadi Bocor di Media Digital
Bandung Side, Kabupaten Cianjur - Bahaya data pribadi jika tidak dijaga dengan baik dan tidak boleh dibagikan secara sembarangan berakibat disalahgunakan untuk tindak kejahatan. Menurut Undang-undang nomor 24 tahun 2013, data pribadi meliputi nomor KK, nama lengkap, jenis kelamin, tempat lahir, agama, nama ibu kandung, alamat, hingga sidik jari, iris mata,









