Bandung Side, Kabupaten Karawang – Melindungi keamanan digital memang mudah saja, kita harus tahu atau jangan pernah bingung kita memiliki akun media digital, aplikasi apa aja yang penting, kita harus sadari itu.
Betha Nurina, Koordinator Prodi Teknik Informatika Universitas Singaperbangsa Karawang menjelaskan, lindungi akses dengan password yang kuat dan mengaktifkan two factor authentification jadi ketika akan masuk akun berlapis.
Terkait keamanan digital kita perlu mereview aktivitas atau juga mengecek apabila akses WhatsApp web di laptop. Usahakan gunakan saat aman perangkatnya.
“Misalkan kita menggunakan perangkat di luar pastikan itu sudah sayang atau sudah keluar. Kalau sudah selesai digunakan jangan sampai lupa keluar. Apalagi menggunakan akses publik atau di warnet,” ujar Betha Nurina dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (05/11/2021).
Kemudian, sesuatu yang mungkin kurang menarik tapi tetep harus dilakukan terkait rutin mengganti password sebagai upaya melindungi keamanan digital.
Misalkan terindikasi akan di-hack atau mungkin ada pemberitahuan jika ada perangkat lain yang masuk ke akun kita.
Kita harus siaga untuk cepat mengganti password. Hal lain yang harus dilakukan jika memang kita di-hack, segera mungkin gitu jangan sampai jadi korban gitu.
“Kita dapat membuat pengumuman di media sosial yang lain jika akun WhatsApp atau akun lainnya di-hack. Jangan sampai oknum yang mengambil akun kita itu berpura-pura menjadi kita dan merugikan orang lain,” jelas Betha Nurina.
Kemudian, setelah di-hack recovery kembali akun kita. Segera format segala data dan juga tingkatkan keamanan agar kejadian ini tidak terulang.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.
Webinar wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (05/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Indira Wibowo (Publik Speaker), Oktavian Jasmine (Entrepreneur), Bowo Suhardjo (Konsultan Bisnis), dan Diza Gondo sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***