Bandung Side, Jl. Jakarta — Semangat sportivitas dan pelestarian budaya bangsa 600 pesilat mewarnai pembukaan Turnamen Pencak Silat Piala Pangdam III/Siliwangi yang digelar di GOR Bulutangkis Kota Bandung, Jalan Jakarta No.18.
Ajang bergengsi ini diselenggarakan selama dua hari, dimulai pada Senin (25/5/2026), sebagai salah satu agenda utama dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kodam III/Siliwangi.
Sejak dibuka pukul 08.00 WIB, atmosfer di area pertandingan langsung terasa semarak. Sebanyak 600 atlet pencak silat terbaik dari berbagai daerah berkumpul untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam turnamen ini.
Fokus pada Pembinaan Karakter Generasi Muda
Upacara pembukaan dilaksanakan secara resmi oleh Pamen Ahli Pangdam III/Siliwangi Bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Lingkungan Hidup (Ilpengtek dan LH), Kolonel ARH Ardyanto yang hadir mewakili Pangdam III/Siliwangi.
Dalam sambutan tertulisnya, Pangdam III/ Siliwangi menitipkan pesan mendalam kepada seluruh peserta agar selalu menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan persaudaraan selama kompetisi berlangsung.
“Pertandingan ini bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga wadah pembinaan generasi muda agar memiliki jiwa ksatria, disiplin, serta rasa cinta terhadap budaya asli bangsa,” ujar Kolonel ARH Ardyanto.
Melalui turnamen ini, Kodam III/Siliwangi berharap dapat menjaring bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu menembus prestasi di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus membawa harum nama daerah masing-masing.

Diikuti Puluhan Kodim dan Didukung Layanan Medis Siaga
Turnamen tahun ini terbilang istimewa karena mempertemukan para pesilat berprestasi dari dua provinsi, yakni Jawa Barat dan Banten. Secara total, ada 25 Kodim di bawah jajaran Kodam III/Siliwangi yang mengirimkan kontingen terbaiknya.
Untuk memastikan jalannya pertandingan tetap objektif dan aman, panitia menyiagakan dukungan penuh di lapangan:
– Kategori Lomba, Mempertandingkan 24 kelas, yang terbagi rata menjadi 12 kelas putra (remaja & dewasa) serta 12 kelas putri (remaja & dewasa).
– Tim Penilai, Melibatkan 48 orang Wasit dan Juri berpengalaman.
– Fasilitas Kesehatan, Dukungan penuh dari Kesdam III/Siliwangi, PMI Kota Bandung, serta 3 unit mobil ambulance yang bersiaga di lokasi.
Wujud Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Hingga sore hari, kemeriahan di dalam GOR masih terus berlanjut. Sorak-sorai dari para pendukung dan tim pendamping tak henti-hentinya membakar semangat para pesilat yang sedang berlaga di atas gelanggang, namun dengan tetap menjaga kerukunan.
Selain menjadi perayaan hari jadi Kodam, kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen TNI AD dalam mendukung kelestarian pencak silat sebagai warisan budaya luhur Indonesia. Melalui pendekatan olahraga, Kodam III/Siliwangi berharap dapat mempererat sinergi antara TNI dan masyarakat, sekaligus membentuk mental juang yang positif bagi generasi penerus bangsa.***