Bandung Side, Talaga Bodas – DPD APJI Jawa Barat ciptakan pengusaha profesional berdaya saing menciptakan inovasi dengan meningkatkan konektivitas dalam program Rakerda Pertama 2021.
Rakerda Pertama DPD Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) mengusung tema, “Menciptakan Profesionalisme Pengusaha Jasa Boga Indonesia untuk Berdaya Saing Dalam Era Digitalisasi Marketing” digelar di Graha Kadin Kota Bandung, jl Talaga Bodas No 31 Kota Bandung, Sabtu 18 Desember 2021.
Siti Radarwati, Sekretaris Jenderal DPP APJI diberi amanah agar dapat menjalankan roda organisasi APJI Jawa Barat dikarenakan pengunduran diri Ketua untuk menjabat sebagai Plt.Ketua DPD APJI Jawa Barat.
“Rakerda Pertama DPD APJI Jawa Barat akan melahirkan program kerja yang nantinya akan diterjemahkan oleh semua bidang agar dapat beradaptasi saat membuat produk inovasi pasca pandemi,” ujar Siti Radarwati.
Industri kuliner di masa pandemi terimbas dan juga terdampak cukup berat, terutama usaha catering wedding. Begitu juga dengan caffee dan restauran baik yang di mall, maupun yang berdiri sendiri.
“Intinya pengembangan inovasi produk, digitalisasi marketing diantaranya bekerjasama dengan platform-platform online supaya produk-produk dari anggota ini dapat terdistribusikan kekonsumen lebih cepat,” kata Siti Radarwati.
Selanjutnya mengenai informasi inovasi produk-produk yang ngetren saat ini dengan daya sustain dengan daya berkelanjutannya panjang di masa mendatang, lanjut Siti Radarwati.
“Bagaimana menciptakan itu supaya usaha-usaha nanti akan reborn, bangun kembali setelah pandemi 2 tahun ini dari program yang akan kita usulkan pada rakernas nanti,” ungkap Siti.
DPC APJI yang ada di Jawa Barat harus menerjemahkan misi ini, karena mereka yang langsung berhubungan, berkaitan dengan pengusaha didaerah masing-masing.
Dalam menterjemahkan misi program yang di usung, seperti dengan adanya pelatihan UMKM, seminar bahkan yang sedang tren sekarang bekerjasama dengan platform digital atau online.
DPC Jawa Barat yang sudah terbentuk ada 6 yang aktif, yakni DPC Garut, DPC Kota Bandung, DPC Kabupaten Bandung, DPC Kabupaten Bandung Barat, DPC Cianjur, DPC Sumedang dan segera akan dilantik DPC Bekasi pada tahun 2022 nanti.
“Sekaligus pada tahun 2022 agenda APJI Jawa Barat nanti memiliki target 27 kabupaten/ kota di Jawa Barat sudah ada APJI,” ungkap Siti Radarwati.
“DPD APJI Jawa Barat mempunyai tantangan karena memiliki kabupaten/ kota terbanyak dan wilayahnya luas sehingga menjadi barometer pegusaha jasa boga,” pungkas Siti Radarwati.
Wakil Sekretaris Jendral DPP APJI, Jimmy H Senduk mengatakan bahwa APJI Jawa Barat dalam Rakerda Pertama 2021 ini akan mempersiapkan program kerja yang nanti nya akan diajukan ke Rakernas yang rencananya akan digelar pada Tanggal 21 Desember 2021 nanti.

“DPP juga melakukan terobosan diantaranya bersinergi melakukan MoU dengan berbagai pihak guna mengembalikan situasi perekonomian yang baik seperti sebelum terjadinya pandemi,” ujar Jimmy.
Selain itu, bekerjasama dengan Koperasi Syariah guna meningkatkan kembali dalam berusahanya UMKM terutama anggota Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia.
APJI juga akan membuka akses di luar negeri dalam mengembangkan jaringan guna memperkenalkan produk-produk anggota.
“Semoga Rakerda Pertama DPD APJI Jawa Barat berjalan lancar dan DPC-DPC memberikan masukan dalam rangka pemulihan ekonomi dari inovasi anggota APJI,” pungkas Jimmy H. Senduk.***

