Kerja Tim Jarak Jauh Lebih Efektif dengan Google Spreadsheet

kerja tim

Bandung Side, Kota Bandung – Kerja tim saat pertemuan dapat dilakukan dari jarak jauh, melakukan project bersama juga dapat selalu terorganisasi dari mana saja.

Memang dirasa banyak kendala terkait merencanakan, melakukan monitoring terhadap kegiatan, tahapan penyelesaian makalah.

Biasanya kalau ada pekerjaan secara kerja tim dibagi tugas.

Pekerjaan bersama sama ini dapat dilakukan di Spreadsheet adalah aplikasi online artinya harus dikerjakan saat online ke internet.

Namun demikian dengan aspek kita dapat melakukan real time semua aktivitas penyelesaian tugas atau penyelesaian proyek oleh kerja anggota tim.

Yudi Herdiana, dekan fakultas teknologi informasi universitas bale Bandung menjelaskan, untuk memulai kita gunakan Google Drive untum kemudian setelah itu kita masuk ke Google Sheet.

Setelah kita membuat Google sheet, buat kolom kita membuat deskripsi. Caranya sangat mudah untuk membuat deskripsi seperti halnya kita gunakan pada aplikasi offline.

Menyusun tahapan atau menyusun bagian-bagian dari pekerjaan juga kita bisa bisa lakukan notifikasi.

Kemudian kita buat validasi data, pada data validasi data itu seringkali kita buat untuk memastikan monitoring. Misalnya kita akan membuat tugas untuk data science.

“Data kita itu pertamanya adalah bisnis understanding maka saya harus pastikan, kapan saya mulai, kapan saya sedang menyelesaikan dan kapan saya selesai,” ujar Yudi.

“Pada saat kita broadcast atau kita bagikan kegiatan ini ke masing-masing rekan, makamereka itu bisa dapat memonitor ini atau bisa sekalian memberitahukan kepada yang lain bahwa kita sedang melakukan sesuatu dan orang lain bisa langsung otomatis melihat,” ungkap Yudi Herdiana saat mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/11/2021).

Di sini juga dapat melacak progres hanya dengan melihat warna misalnya belum mulai warnanya merah, sedang berlangsung orange kalau sudah selesai mungkin ada dua alternatif kita kasih warna hijau atau kita beri tanda centang.

Aplikasi ini juga bisa menotifikasi, melakukan perubahan misalnya kita ingin melakukan perubahan terhadap kegiatan saya pada spreadsheet maka rekan saya yang lain juga dapat mengetahui saya sedang melakukan apa pada dokumen kita.

Walau sangat sederhana aplikasi Spreadsheet dapat melihat aktivitas. Dapat dilakukan oleh para dosen meminta mahasiswa untuk mengerjakan tugas selama satu minggu secara kelompok.

Nanti akan terlihat aktivitas dari kelompok tersebut apakah anggota sudah mengerjakan atau belum.

Jadi pada aplikasi ini dalam belajar atau bekerja dalam kelompok kita dapat mengetahui progres progres apa saja yang dilakukan oleh anggota kelompok kita.
“Sebab seringkali saat sedang menyelesaikan sebuah proyek kita selalu bertanya kepada mereka sejauh mana progres tugas mereka,” kata Yudi.

Jawaban anggota kelompok bisa dipertanggungjawabkan atau dibuktikan di aplikasi Spreadsheet ini.

“Kita dapat melihat tanpa harus bertanya dulu kepada anggota kelompok,” jelas Yudi Herdiana.

Kemudian di aplikasi ini juga bisa dilakukan penguncian konten.

Dalam pengerjaan sebuah proyek ada beberapa konten atau isi dari tugas tersebut nanti di-setting hanya bisa dilakukan atau diubah oleh para pemimpin dari kelompok tersebut.

Kemudian fitur lainnya adalah untuk memaksimalkan aktivitas, yakni dengan membuat grup di Google.

Setelah membuat grup lantas kita bisa langsung berdiskusi melalui chat di grup tersebut bahkan selanjutnya kita dapat melakukan konfirmasi dengan aplikasi kalender.

Jadi ini terjadi integrasi beberapa aplikasi milik Google.

Berikutnya setelah kitamembuat spreadsheet lalu grup kita juga bisa langsung berkomunikasi visual melalui video dan kita menggunakan aplikasi yang terintegrasi lainnya yaitu Google Meet.

“Misalnya saya sudah mengerjakan suatu kegiatan kemudian ingin meminta tim saya untuk mengomentari kegiatan tersebut tetapi visual” tambah Yudi Herdiana.

Kita juga bisa tambahkan di Google Sites, membuat spreadsheet kemudian kita bisa berkolaborasi di grup dan berikutnya kita bayangkan dalam Google Site ini jadi kita tidak perlu lagi membuat domain baru di beberapa penyedia domain seperti di wordpress atau blogspot.

Tetapi kita dapat langsung mengintegrasikan di Google Site sehingga apa yang sudah kita lakukan pada Spreadsheet itu real time dan bisa langsung dilihat anggota tim.
Dari data visualisasi kemudian representasi data itu dalam satu aplikasi yang saling terhubung.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Felix Kusmanto (Peneliti SDM), Ismira Saputri (CEO Kainzen Room), Meti Mediyastuti Sofyan (Dosen Universitas Muhammadiyah Bandung), dan Isnaini Arsyad sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***

Tinggalkan Balasan