Bisnis UMKM Naik Kelas dengan Go Digital

bisnis umkm

Bandung Side, Kabupaten Bandung Barat – Bisnis UMKM naik kelas di era digitalisasi membawa perubahan yang sebelumnya konvensional menjadi memanfaatkan sarana digital.

Sehingga pelaku bisnis harus memiliki kemampuan digital atau digital skills untuk mempermudah aktivitasnya.

Agus Jamiatul, General Manager TC Invest mengatakan, UMKM menjadi naik kelas ketika menjadi go online atau go digital.

Bisnis UMKM akan banyak keuntungan yang bisa didapatkan karena bisnis bisa efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi.

“Keuntunganya lainnya kita bisa meraup market yang besar sehingga akan menambah jumlah penghasilan dan mendapatkan kembali pasar yang hilang karena kondisi pandemi Covid-19,” ujar Agus Jamiatul, saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I, pada Kamis (25/11/2021).

Agus mengatakan, UMKM harus go digital karena menjadi kunci untuk bisa bertahan akibat adanya pembatasan pergerakan orang atau barang karena pandemi.

UMKM bahkan harus bisa memanfaatkan teknologi digital agar tumbuh di masa pandemi.
Dengan begitu UMKM bisa mengoptimalkan aktivitas penjualan online serta promosi produk mereka di platform e-commerce dan lapak media sosial.

Beberapa kemampuan digital basic dibutuhkan para pelaku UMKM. Seperti bisa mengoperasikan gadget, kemampuan menggunakan media sosial sebagai sarana digital marketing, dan kemampuan dalam membuat konten yang menarik.

Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.

Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Dian Diana, Fasilitator Literasi, Ira Dyah Loka Pegiat UMKM, Martha Mariskha, Digital Banking Legal Counsel DBS Bank, dan Ryan Samuel, seorang Dokter dan Pehobi Fotografi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.

Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***

Tinggalkan Balasan