Meluruskan Cara Pandang Kerja di Hotel Yang Negatif

Meluruskan Cara Pandang

Bandung Side, jl. Sumatera – Meluruskan cara pandang sebagian besar masyarakat bahwa bekerja di sektor perhotelan adalah negatif terungkap saat Palma College Bandung bersilahturahmi ke YPDM Pasundan, Kamis 07 Oktober 2021.

Hal tersebut terungkap saat Ketua Bidang Teknologi Informasi & Komunikasi Dr. Ir. Iyus Rustandi, M.Si. menyampaikan sambutannya menerima rombongan Palma College Bandung bersilahturahmi.

“Masih ada keraguan kami untuk membuka prodi Perhotelan yang sudah diajukan oleh Kepala Sekolah SMK Pasundan Cianjur bahwa di masyarakat masih banyak yang mengasumsikan atau cara pandang bahwa kerja di hotel berarti kerja ditempat yang negatif,” kata Iyus Rustandi.

Dikarenakan Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan (*YPDM Pasundan) berkewajiban memberikan arah kebijakan, Visi, Misi, Target dan program untuk dijadikan pedoman pengelolaan unit garapan dari kepala sekolah, tambah Iyus.

Dr. Ir. Iyus Rustandi, M.Si.
Ketua Bidang Teknologi Informasi & Komunikasi Dr. Ir. Iyus Rustandi, M.Si.

“Sehingga kami perlu masukan lebih banyak lagi tentang dunia Perhotelan dari ahli nya, yang kebetulan kami langsung bisa bertemu dengan Palma College Bandung untuk meluruskan cara pandang tersebut,” ujar Iyus Rustandi.

Ardi Willson, Direktur Palma College Bandung merasa terhormat dapat bersilahturahmi dan hadir di hadapan Pengurus Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan dan Kepala Sekolah SMK Pasundan se-Bandung Raya.

Sepak terjang Ardi Willson di sektor Perhotelan sudah mencapai 20 tahun menjawab dengan lugas bahwa cara pandang masyarakat terhadap sektor perhotelan bila masih negatif sangatlah wajar.

“Hal tersebut dikarenakan peminatnya sedikit namun memiliki peluang yang besar, selain itu dibutuhkan skill tertentu sebagai standar karyawan perhotelan yakni attitude,” kata Ardi Willson.

Kadang kita salah dalam memandang sesuatu, meluruskan cara pandang di sektor Perhotelan merupakan bidang jasa yang sebagian besar membutuhkan pelayanan yang maksimal, sehingga dibutuhkan attitude yang tinggi atau dalam bahasa yang sudah familier adalah akhlak yang tinggi, tambah Ardi.

“Jadi bukan hanya dengan cara berpakaian dalam penampilan yang sopan, berkomunikasi dengan tamu menggunakan bahasa yang santun, melakukan pekerjaan dibidangnya pun harus dengan sentuhan kreatifitas berlandaskan akhlak,” ujar Ardi.

Ardi Willson
Ardi Willson, Direktur Palma College Bandung

Palma College Bandung menjadi kawah candra dimuka bagi yang berminat bekerja di sektor perhotelan dan kapal pesiar, berkewajiban membuka wawasan tentang bidang tersebut yang mempunyai peluang besar bagi anak muda.

“Bahkan Palma College Bandung dengan afiliasinya pada PT Ratu Oceania Raya mendapatkan kuota memberangkatkan 200 orang bagi anak muda yang berminat bekerja di kapal pesiar yang saat ini sudah mulai akan berangkat,” ungkap Ardi Willson.

Contoh peluang kerja di sektor Perhotelan pada Departemen Culinery; Sous chef, Pastry Chef, Chef de Partie, Baker, Butcher, Commis Cook, Buffet Cook, Pastry Cook, Sushi Cook, Galley Steward, Utility Cleaner.

Pada Departemen Food & Bekery; Waiter, Asst. Waiter, Bartender, Bar Server, Barista, Bar Utility, Restaurant Utility, Sommelier, Room Service Attd., Mess Attendant, Cafe Attendant.

Sedangkan peluang posisi di Departemen Housekeeping yakni Stateroom Attendant, Housekeeping Cleaner, Bell Attendant, Dry Cleaner, Laundry Man, Linenkeeper, Pool Attendant, Butler, Florist, Taylor.

“Posisi tersebut biasanya untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia hotel bintang 4 dan 5 yang tentunya mempunyai standar gaji bukan lagi dengan UMR,” ujar Ardi.

Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan
Interaksi antusiasme dari salah seorang Kepala Sekolah SMK Pasundan, Bapak Pepeng dari Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah Pasundan saat mengikuti presentasi sektor perhotelan dan kapal pesiar dari Palma College Bandung

“Yang selalu menarik di jalur pelayaran pada Kapal Pesiar posisi yang diminati adalah Ordinary Seaman, Able Body Seaman, Oiler, Quarter Master, Bosun, Motorman, Electrician, Ship’s Carpenter, Assistant Bosun,” kata Ardi kembali.

Posisi tersebut biasanya permintaan dari kapal pesiar atau kapal wisata yang tentunya memiliki besaran dan seluas lapangan bola, bisa dibayangkan kesibukan pekerjanya dengan gaji minimal $ 1200 perbulan, ungkap Ardi.

Dari kuota 200 orang untuk memenuhi mitra afiliasi PT Ratu Oceania Raya yang masih disanggupi Palma College Bandung baru 50 orang, dikarenakan masa pandemi dengan pembatasan ruang gerak masyarakat.

Sehingga dengan peluang besar untuk bisa memenuhi kuota dibutuhkan pelatihan dan pendidikan tambahan yang ada di Palma College Bandung terlebih dahulu, agar sumber daya manusia pekerja hotel dan pekerja kapal pesiar dapat sesuai dengan harapan dari pekerja dan bidang yang membutuhkan.

“Palma College Bandung juga sudah mendapatkan permintaan sumber daya manusia untuk mengisi sektor Perhotelan Syariah di Jepang, sehingga peluang besar ini apakah akan disia-siakan oleh anak muda ?,” ungkap Ardi sambil bertanya.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan