300 Pelaku Pariwisata Kota Cirebon Vaksinasi Tahap I

300 pelaku pariwisata

Bandung Side, Cirebon – 300 pelaku pariwisata Kota Cirebon mendapatkan Vaksinasi Covid-19 merupakan langkah realisasi bentuk gerak cepat dan gerak bersama pemerintah dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akibat pandemi Covid-19.

Kota Cirebon mendapatkan kuota 300 vaksin tahap awal bagi pelaku Pariwisata dikarenakan memiliki destinasi wisata unggulan dan telah terjadinya mobilitas orang untuk kunjungan wisata.

Selain itu, di Kota Cirebon juga terjadi kegiatan ekonomi kreatif yang sangat tinggi, hal tersebut rawan memicu penyebaran virus Covid-19 bisa tidak terkendali bila tidak segera dilaksanakan vaksinasi tahap I ini.

Pendaftaran untuk proses vaksinasi sudah dibuka secara online melalui google form sebagai tahap awal dan dalam skala prioritas di 21 hotel dan beberapa pelaku pariwisata lainnya.

Lokasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 oleh pelaku pariwisata pada Jum’at, 19 Maret 2021 di Swiss-BelHotel Jl. DR. Cipto Mangunkusumo No.26, Cirebon Superblock, Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon sengan memberlakukan disiplin protokol kesehatan yang ketat.

300 Pelaku Pariwisata
300 Pelaku Pariwisata sebelum menerima vaksin Covid-19 diukur terlebih dahulu suhu tubuh dan tekanan darahnya, merupakan salah satu pelaksanaan protokol kesehatan, Jum’qt, 12 Maret 2021

Tidak lupa dengan menerapkan 5M bagi peserta vaksinasi harus melaluinya, yakni memakai masker, Mencuci tangan dengan Sabun, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan dan Membatasi mobilitas dan interaksi selama berjalannya vaksinasi tersebut.

Hadir dalam kegiatan Vaksinasi Covid-19 Sektor Usaha Kepariwisataan, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP); Agus Suherman, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon; dr. Edy Sugiarto, M.Kes., KetuaKetua PHRI Kota Cirebon; Imam Reza Kakiki dan Ketua IHGMA DPC Cirebon; Endro Basuki Rahmat.

Ketua PHRI Kota Cirebon, Imam Reza Kakiki mengatakan,” Kegiatan Vaksinasi Covid 19 untuk Sektor Kepariwisataan di Kota Cirebon 2021 ini di ikuti lebih dari 300 peserta insan Pariwisata terutama Perhotelan yang ada di sekitar Kota Cirebon.

Karena insan Perhotelan adalah merupakan garda terdepan bagi Kepariwisataan Kota Cirebon, dimana mereka akan sering bersinggungan dengan tamu-tamu yang datang dari berbagai daerah, tambah Kiki sapaan akrab Ketua PHRI Kota Cirebon.

“Kami dari PHRI DPC Kota Cirebon berkolaborasi dengan pihak terkait, dalam hal ini khususnya dengan Dinas Kesehatan Kota Cirebon dan bersinergi bersama Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon hingga kegiatan vaksinasi ini berjalan dengan lancar,” kata Kiki.

Pada lokasi yang sama, Ketua IHGMA DPC Cirebon, Endro Basuki Rahmat menyampaikan terima kasih kepada pihak yang terlibat hingga lancarnya kegiatan vaksinasi tahap I pelaku pariwisata di Kota Cirebon ini.

300 Pelaku Pariwisata
Foto bersama usai melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk 300 Pelaku Pariwisata di Kota Cirebon, dengan tambahan 101 anak Pondok Pesantren At-Taqwa, Kota Cirebon, Jum’at, 19 Maret 2021.

“Ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, terutama rekan-rekan General Manager dari hotel yang berada di Kota Cirebon ini. Sehingga Kegiatan Vaksinasi Covid 19 Sektor Kepariwisataan Kota Cirebon ini bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan yg sudah di rencanakan sebelumnya,”kata Endro.

“Kami juga sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Cirebon dalam hal ini terutama untuk Dinas Kesehatan Kota Cirebon juga Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon (DKOKP) yang sudah mendukung penuh kegiatan ini,”ujar Endro usai di vaksin.

Dalam data yang diterima oleh Dinkes Kota Cirebon, tambah Endro, bahwa tercatat 691 karyawan hotel, namun baru 300 karyawan hotel dari 21 hotel yang terealisasi hari ini untuk di vaksin Covid-19.

Semoga dengan langkah pencegahan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon bagi pelaku sektor pariwisata sejalan dengan konsep Free Covid Corridors yang bertujuan menciptakan Green Corridors baik di hotel maupun di destinasi wisatanya, tambah Endro.

“Keberadaan Green Corridors atau zona hijau pariwisata, diharapkan akan membuat wisatawan domestik dan mancanegara dapat berkunjung ke Kota Cirebon merasa aman dan nyaman,” pungkas Endro.

Salah satu penerima vaksin Covid-19 tahap I dari Citradream Hotel Cirebon, Imelda mengatakan,” Setelah disuntik vaksin Covid-19 saya menunggu di ruang observasi selama 30 menit. Hal tersebut dilakukan untuk memantau terjadinya reaksi dan efek samping pada tubuh kita seperti pegel atau pusing”.

“Hingga saat ini, tubuh saya tidak merasakan reaksi dan efek samping, bahkan saya tetap melakukan aktivitas bekerja kembali,” pungkas Imelda.***

loading...
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan