Citradream Hotel Cirebon Ikut Sukseskan Vaksinasi Covid-19

citradream hotel cirebon

Bandung Side, Cirebon – Citradream Hotel Cirebon ambil bagian sukseskan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 Sektor Usaha Kepariwisataan Kota Cirebon yang dilaksanakan di Swiss bellHolel jl. DR.Cipto Mangunkusumo No.26 Cirebon, Jumat, 19 Maret 2021.

Vaksinasi Covid-19 yang sudah berjalan sejak bulan Februari yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk pelaku pariwisata bergulir hingga ke Kota Cirebon.

Citradream Hotel Cirebon mengambil bagian dengan memberikan penerima vaksin sejumlah 6 orang karyawan diantara 21 hotel dengan kuota 300 vaksin Covid-19.

Indra Darmawan, Hotel Manajer Citradream Cirebon mengatakan bahwa pandemi Covid-19 hadir dengan dampak yang luar biasa pada sektor pariwisata, khususnya bidang perhotelan.

Sebagai pelaku pariwisata, lanjut Indra, kami ingin segera bangkit dari keterpurukan sejak 1 tahun lalu mengalami ketidak pastian dalam berusaha.

Atas dukungan pemerintah melalui Kemenparekraf dan Kemenkes upaya kebangkitan pariwisata Indonesia, khususnya Kota Cirebon didorong terus dengan berbagai program percepatan.

Diantara upaya percepatan dengan adanya sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Enviromental Sustainability) yang sudah diraih oleh Citradream Hotel Cirebon dengan penilaian Memuaskan.

Sertifikasi CHSE merupakan penilaian pihak lembaga serifikasi yang ditunjuk Kemenparekraf dalam menilai praktek protokol kesehatan berbasis CHSE apakah sudah dijalankan sesuai ketentuan.

“Alhamdulillah, Citradream Hotel Cirebon mendapatkan nilai Memuaskan saat auditing,”kata Indra Darmawan.

“Selain menjalankan protokol kesehatan berbasis CHSE di hotel, pemberlakuannya unuk karyawan dan tamu guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,”ujar Indra.

“Saat ini, pemberian vaksin Covid-19 pada pelaku pariwisata sebagai upaya gerak cepat membangkitkan pariwisata. Memberi keyakinan kepada wisatawan untuk kembali berwisata, yang berbisnis kembali dapat menggnakan fasilitas Citradream Hotel Cirebon,”jelas Indra Darmawan usai di vaksin.

Citradream Hotel Cirebon
Citradream Hotel Cirebon ambil bagian sukseskan vaksinasi Covid-19 sebagai pelaku pariwisata, diantaranya Indra Darmawan, Fera, Annisa, Luli, Devi dan Imelda, Jumat, 19 Maret 2021

Citradream Hotel mengajukan karyawan penerima vaksin yang menjadi prioritas sering berhubungan dengan tamu dan berhubungan dengan fasilitas yang dimanfaatkan tamu sebanyak 6 karyawan.

Salah satu karyawan Citradream Hotel, Imelda mengatakan sempat memiliki ketakutan tanpa alasan sehingga menjadi pengalaman pertamanya sebagai penerima vaksin Covid-19.

“Saat sampai di Swiss bellHotel Cirebon saya membayangkan bakalan sakit kalo disuntik, pasti jarumnya besar, pasti ada efek setelah disuntik dan segala macam pikiran aneh-aneh datang hingga jantung berdegup kencang,”kata Imelda.

Sebelum memasuki ruangan, lanjut Imenda, saya diarahkan untuk dicek suhu tubuh sesuai protokol kesehatan oleh security.

Kemudian saya konfirmasi pendaftaran ke meja 1 untuk verifikasi data menunjukan E-KTP dan nomor antrian.

Setelah data cocok, selanjutnya diarahkan ke meja 2 untuk screening kesehatan dasar yaitu pemeriksaan tekanan darah, riwayat penyakit dan keluhan.

Jika memenuhi persyaratan vaksinasi maka bisa dilanjutkan menuju meja 3 untuk divaksinasi oleh dokter.

Karena tekanan darah saya normal dan tidak ada keluhan apapun, maka saya diarahkan menuju meja 3 untuk divaksinasi.

Ternyata rasanya tidak sesakit yang saya bayangkan sebelumnya, bahkan ketika masuk obat juga tidak terasa nyeri.

“Rasanya gimana, Mba?, tanya dr yang bertugas. Rasanya seperti disuntik biasa dok, tidak sakit,” jawab Imelda spontan menceritakan.

Rasanya tidak senyeri yang dibayangkan sebelumnya dan tidak ada juga darah yang keluar pasca disuntik.

Setelah disuntik, petugas mempersilakan duduk di ruang tunggu untuk observasi selama 30 menit. Observasi ini bertujuan untuk memantau reaksi dan efek samping terhadap tubuh kita yang disebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

“Saat itu saya tidak merasakan reaksi dan efek samping di tubuh saya jadi setelah 30 menit saya langsung melapor ke petugas dan diarahkan untuk ke meja 4 mengambil kartu vaksinasi,” ucap Imelda.

Beberapa jam setelah vaksinasi, saya baru merasakan pegal di area bekas suntikan dan pusing namun tidak berlangsung lama. Saya tetap bisa melanjutkan aktivitas bekerja seperti biasanya, tambah Imelda.

“Hingga saat ini saya tidak merasakan lagi reaksi dan efek samping terhadap tubuh saya, bahkan merasa lebih sehat tapi tetap patuh tehadap protokol kesehatan,”pungkas Imelda.***

loading...
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan