Penting !!! Orang Dewasa Tetap Perlu Imunisasi

Bandung Side , Jakarta – Usia dewasa merupakan masa produktif. Aktivitas kehidupan yang padat, gaya hidup, pola makan, olahraga, istirahat menjadi hal menentukan kondisi kesehatan saat dewasa hingga tahap usia lanjut.

Ternyata melakukan imunisasi di usia dewasa maupun lanjut menjadi salah satu upaya menjaga kesehatan melalui pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit.

Dr. Purnamawati Sujud, SpA(K), MMped, dari Yayasan Orang Tua Peduli, menyampaikan,” Pencegahan penyakit melalui imunisasi itu paling cost effective, artinya efisien dan hasilnya baik.”

Hal tersebut disampaikan dokter Purnamawati Sujud dalam acara Forum Dialog Kabar Kamis bertema “Mengapa Vaksin Penting? Perlukah untuk Orang Dewasa?”, di Media Center KPCPEN, Kamis 15/10/2020.

Masyarakat sejauh ini sudah memahami imunisasi adalah upaya memberikan kesehatan terbaik untuk anak. Kendati begitu, seringkali lupa bahwa anak juga membutuhkan orang tua yang sehat.

Upaya tetap sehat dilakukan dengan mencegah penyakit, melalui imunisasi untuk menjaga kekebalan tubuh. Selain itu perlu diperhatikan adanya penyakit yang pembawanya (carrier) adalah orang dewasa, dapat menularkan kepada anggota keluarga lain termasuk bayi dan anak.

Manfaat imunisasi bukan hanya dirasakan oleh yang menerima, tetapi juga keluarga dan lingkungan.

Dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Vaksinolog, bahwa WHO secara spesifik menyebutkan, terutama kepada orang dewasa, selama pandemi sebaiknya mendapatkan vaksinasi influenza, pneumonia atau PCV.

“Setidaknya ada dua penelitian besar menunjukkan bahwa pasien terkena Covid-19 sebelumnya pernah vaksinasi influenza, risiko kematiannya lebih rendah dan dampaknya ketika tertular lebih ringan,” kata dokter Dirga.

Proses produksi vaksin sendiri bertahap, melalui berbagai proses dan tahapan uji ketat untuk menjamin keamanan vaksin tersebut. Bahkan saat sudah mendapat izin edar, keamanan vaksin terus diawasi berbagai lembaga.

Dalam kasus luar biasa seperti pandemi Covid-19, industri kesehatan mempercepat proses penemuan vaksin, dengan tidak meninggalkan prinsip kehati-hatian dan keamanan.

“Membuat vaksin itu cukup sulit, lebih sulit daripada membuat obat baru, karena konsepnya untuk pencegahan. Vaksin diberikan untuk orang yang sehat, jadi keamanan itu nomor satu,” terang dr. Dirga.

Vaksin sendiri oleh WHO dikategorikan sebagai salah satu dari 10 Greatest Public Health Achievements.

Setelah ditemukannya vaksin, terjadi penurunan penyebaran penyakit secara signifikan. Artinya vaksin efektif menekan penyebaran penyakit tertentu.

Salah satu kisah kesuksesan fenomenal penekanan penyakit melalui imunisasi adalah, pencegahan penularan penyakit Smallpox atau cacar. Akibat imunisasi yang masif, penyakit ini musnah sejak 1979.

WHO menyebutkan, setidaknya ada 2-3 juta nyawa terselamatkan dari penyakit yang bisa dicegah melalui imunisasi.

Vaksin amat jarang menimbulkan efek samping, data kesehatan menunjukkan, 95% efek samping vaksin bersifat ringan atau lokal, dan tidak menimbulkan fatalitas.

“Kadang-kadang vaksin juga menyebabkan demam tapi tidak perlu khawatir, karena demam adalah tanda bahwa vaksin tersebut bekerja menstimulasi sistem kekebalan,” ungkap dr. Dirga.

Menurut dokter Dirga, Vaksin terbukti aman dan efektif, juga sebenarnya merupakan proses lanjutan dari imunisasi di masa anak-anak.

Dr. Purnamawati menegaskan,” Imunisasi sebenarnya adalah bukti cinta dan kepedulian kita baik pada orang di sekeliling kita, maupun pada lingkungan yang lebih luas. Oleh karena itu imunisasi diri anda, keluarga, lingkungan, dan bila ada pengetahuan berbagilah dan mari kita bekerja bergandengan tangan”.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan