Wamenparekraf Apresiasi Antusiasme Masyarakat Ikuti Lomba Rayakan Kemerdekaan

BANDUNG SIDE , Jakarta – Kemenparekraf memulai proses penjurian karya Lomba Rayakan Kemerdekaan HUT ke-75 Republik Indonesia dan mengapresiasi antusiasme masyarakat.

Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo, dalam rapat penjurian di Hotel Sari Pacific, Selasa (1/9/2020), mengapresiasi antusiasme masyarakat mengikuti Lomba Rayakan Kemerdekaan.

Terdapat 2.192 perwakilan peserta dari 33 Provinsi ikut mendaftar melalui www.hutri75.kemenparekraf.go.id , ada 813 peserta mengunggah video dan menjalani proses kurasi.

“Kita patut mengapresiasi semangat peserta mengemas ide berupa video berdurasi tiga menit, meskipun dalam kondisi keterbatasan. Namun mengingat ini sebuah kompetisi, menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi dewan juri menentukan 25 finalis terbaik,” kata Angela Tanoesoedibjo.

Angela mengungkapkan, semoga hasil dari rapat penjurian hari ini berdampak positif bagi seluruh rakyat Indonesia dan utamanya membangkitkan semangat kemerdekaan, gotong royong seluruh masyarakat Indonesia di masa pandemi agar bersama bangkit untuk Indonesia maju.

Angela menuturkan, Kemenparekraf sudah menyiapkan konsep acara yang meriah dan gegap gempita menyambut HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2020 lalu. Namun, konsep dibatalkan karena pandemi COVID-19 dialami Indonesia dan seluruh dunia demi menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat.

“Perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan RI berbeda dengan peringatan HUT Kemerdekaan RI pada tahun sebelumnya. Keterbatasan tidak menghalangi kita untuk tetap berkreasi, mensyukuri, merayakan dan memaknai kemerdekaan dengan cara yang baik,” kata Angela.

Lomba Rayakan Kemerdekaan mengangkat tema “Cinta Indonesia”, peserta mengunggah video peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, menunjukkan rasa cinta Indonesia dengan sikap sempurna saat lagu Indonesia Raya dikumandangkan tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10.17 WIB.

Menurut Angela, momen penghormatan dengan sikap sempurna menjadi intisari lomba ini.

Sebagai bukti rasa penghormatan, cinta Tanah Air masyarakat Indonesia mematuhi protokol kesehatan berbasis Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability.

“Jadi peserta merekam momen penghormatan kreativitas mereka dengan mematuhi protokol kesehatan dan semangat gotong-royong,” ujar Angela.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hari Santosa Sungkari, menambahkan pihak kurator menyaring 813 video berdasarkan kelengkapan data.

“Hasil kurasi dinilai oleh dewan juri mulai hari ini sampai besok, Rabu (2/9/2020). Selanjutnya, dewan juri menentukan nominasi pemenang berdasarkan hasil penilaian sesuai kriteria dan indikator,” tutur Hari.

Penilaian dilanjutkan bersama dewan juri kehormatan menentukan 6 terbaik video dengan jumlah likes terbanyak di sosial media untuk menetapkan juara favorit.

“Senin (7/9/2020) kita umumkan siapa saja pemenangnya,” ungkap Hari.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan