Satgas Sektor 4 dan Warga Tanggulangi Longsor Kampung Atirompe

Bandung Side, Majalaya – Sejak longsor pada Selasa (31/3/2020) bantaran Sungai Citarum di RW 3 Kampung Ati Rompe, Desa Majalaya Kecamatan Majalaya warga berusaha keras untuk membangun kembali agar dampak luapan Sungai Citarum tidak berdampak banjir diwilayahnya, Sabtu (4/4/2020).

Kehadiran Satgas Sektor 4 Citarum Harum menjadikan semangat gotong-royong warga meninggi untuk segera menanggulangi pembangunan kembali bantaran yang juga berfungsi sebagai tanggul penahan banjir luapan Sungai Citarum. Pemasangan penahan longsor dengan bronjong berisi batu belah memerlukan ekstra kerja keras dan teknis terpadu agar kuat dari kikisan arus deras Sungai Citarum saat volumenya bertambah.

Satgas Sektor 4 Citarum Harum bersama warga Kampung Atirompe, Desa Majalaya, Kecamatan Majalaya dalam aksi penanggulangan longsor bantaran Sungai Citarum, Sabtu (4/4/2020).

Semangat gotong-royong dan pemenuhan material pembangunan bantaran tersebut dengan swadaya patut diacungin jempol untuk warga RW 13 Kampung Atirompe, Desa Majalaya. Hal tersebut membuat simpati warga lain untuk saling berbagi, terutama warga RW 14 dan RW 15 dalam menyumbangkan tenaga dan konsumsi pelaksanaan gotong-royong tersebut.

Satgas Sektor 4 Citarum Harum turut berperan aktif dalam musibah tersebut dengan mengerahkan 6 personil dan 8 gober serta mendukung 5 buah bronjong ukuran besar juga 200 karung. Sedangkan dukungan logistik, Satgas Sektor 4 memberikan air minum dalam kemasan sebanyak 3 dus dan makanan ringan. Berbaur menjadi satu dengan kurang lebih 100 orang warga dengan tujuan agar cepatnya terselesaikan bantaran tersebut, karena hujan yang tidak menentu intensitasnya membuat kesiagaan warga menghadapi banjir terus menyala.

Mengankut batu belah untuk isian bronjong penahan kikisan arus Sungai Citarum, Sabtu (4/4/2020).

Komandan Kompi (Danki) Lettu Arh Dwi Iswantoro mengatakan,”Meskipun informasi yang sampai kepada Satgas Citarum Harum terbilang terlambat, kami mengerahkan 6 personil Satgas Citarum Harum dan 8 orang gober serta memberikan 5 buah bronjong agar segera terpasang”.

“Dari hasil koordinasi dengan warga, kami juga berusaha meneruskan surat proposal bantuan yang telah dibuat warga kepada pihak terkait. Upaya dan semangat gotong-royong warga Kampung Atirompe patut diapresiasi dan dicontoh,”pungkas Lettu Dwi Iswantoro.

Melebarkan bantaran Sungai Citarum sisi wilayah RW 13 Desa Sukamaju untuk mengurangi hantaman keras arus Sungai Citarum ke sisi wilayah RW 13 Kampung Atirompe, Desa Majalaya, Sabtu (4/4/2020).

Menurut Kepala Dusun (Kadus), Desa Majalaya, Ayit Rohman dukungan Satgas Sektor 4 Citarum Harum memberi kami semangat baru untuk segera menyelesaikan pembangunan bantaran yang berfungsi juga sebagai tanggul penahan banjir, dikarenakan upaya antisipasi ini bila tidak segera selesai akan berdampak mudahnya banjir yang meluas ke wilayah RW lainnya. “Terima kasih kami ucapkan atas peran serta Satgas Sektor 4 Citarum Harum yang sudah beberapa kali memberi bantuan diwilayah Atirompe dan sekarang juga berperan aktif dalam menanggulangi longsor bantaran Sungai Citarum”.

“Alhamdulillah, bronjong yang sudah terpasang sudah sebanyak 6 buah mulai dari dasar sungai dan sudah mencapai ketinggian 2 meter dari permukaan air. Kondisi longsor mengakibatkan retakan sepanjang 20 meter dan hampir separoh jalan arteri yang amblas kebawah akibat kikisan arus deras Sungai Citarum,”jelas Ayit.

Mengangkut batu belah untuk isian bronjong penahan arus Sungai Citarum, Sabtu (4/4/2020).

“Semoga pembangunan kembali bantaran Sungai Citarum di wilayah RW 13 Kampung Atirompe segera terselesaikan agar bisa mengurangi dampak banjir yang diakibatkan luapan air sungainya. Dan warga kembali merasa aman dan tenang,”pungkas Ayit Rohman.***

Facebook Comments

Leave a Reply