Desa Sindangsari, Paseh akan memiliki TPS 3R

Bandung Side, Paseh – Memerangi sampah yang berasal dari rumah tangga tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Selain dibutuhkan kesadaran dari individu penghasil sampah, juga harus merubah cara berfikir individu tersebut agar bisa menjadi kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kopda Heru Setiawan Bakti pada saat memasang benner tanda larangan buang sampah sembarangan yang merupakan alat peraga kampanye sampah yang digunakan Satgas Sektor 4 Citarum Harum, Jum’at (17/4/2020) dibeberapa titik kumpulnya sampah warga Desa Sindangsari, Kecamatan Paseh.

Tumpukan sampah dibeberapa titik wilayah Desa Sindangsari, Paseh diberi alat peraga kampanye sampah yang berisikan himbauan untuk membuang sampah dilokasi tersebut, Jum’at (17/4/2020).

“Memerangi sampah tidak bisa dilakukan sendiri oleh Satgas Citarum Harum, dibutuhkan juga peran serta warga agar bisa menanggulangi sampah secara bersama. Kemudian menjadi kebiasan dapat memperlakukan sampah sebagai sahabat, karena sampah bisa menjadi sahabat dan bisa menghasilkan uang bila mau mengelolahnya. Jadi jangan dikira sampah itu tidak ada gunanya,”kata Kopda Heru.

Pemasangan banner himbauan dan anjuran untuk tidak membuang sampah dilokasi-lokasi terkumpulnya sampah tersembunyi seperti ini, merupakan salah satu kegiatan aksi dengan menggunakan alat peraga kampanye sampah agar warga dapat teredukasi dan mentaatinya, lanjut Kopd Heru.

Bersama perangkat Desa Sindangsari, Satgas Sektor 4 Citarum Harum memasang alat peraga kampanye sampah, Jum’at (17/4/2020).

Ada sejumlah titik lokasi pembuangan sampah yang tidak dikelola oleh warga, disejumlah tempat yang nantinya akan menjadi sumber penyakit. Kebanyakan sampah organik yang bila terjadi pembusukan akibat dibuat tempat lalat hijau untuk berkembangbiak dapat mengundang penyakit dalam waktu dekat. Begitu pula dengan sampah an-organik yang tidak bia diurai oleh tanah secara alami juga dapat menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri coli yang merugikan.

“Lokasi yang dipasang banner himbauan jangan membuang sampah ini bersama perangkat Desa Sindangsari diwilayah RW 2, RT 1 Kampung Baranangsiang; RW 5, RT 4 Kampung Situ Mungkal dan RW 15, RT 1 Kampung Nengkelan Pesantren merupakan upaya sinergi Satgas Sektor 4 Citarum Harum bersama Pemerintahan Desa Sindangsari dalam memerangi sampah dengan tujuan agar warga bisa bijak dalam menggunakan barang sekali pakai dan memperlakukan sampah Rumah Tangganya dengan bijak agar tidak merugikan orang lain,”jelas Kopda Heru.

Satgas Sektor 4 bersama Kadus Desa Sindangsari, Kecamatan Paseh memasang alat peraga kampanye sampah, Jum’at (17/4/2020).

Dalam rencana aksi memerangi sampah rumah tangga, Satgas Sektor 4 bersama Pemerintah Desa Sindangsari berupaya bersinergi menjelang akan dibangunnya Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R yang sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Sindangsari Tahun 2020 ini.

Menurut Kepala Desa Sindangsari, Jajang Agus Riswanto saat dihubungi Bandung Side melalui telepon seluler mengatakan bahwa upaya menanggulangi sampah di Desa Sindangsari, Kecamatan Paseh dalam Rencana Kerja Pemerintahan (RKP) Desa Sindangsari akan membangun TPS 3R menggunakan Dana Desa Tahap II ini. “Pembuatan TPS 3R sudah masuk dalam RKP Desa Sindangsari Tahun 2020 dengan menggunakan Dana Desa Tahap II. Sambil menunggu pencairan Dana Desa tersebut kami mensosialisasikan terlebih dahulu tentang Pilah Pilih Olah (PPO) Sampah atas masukan dan arahan Satgas Sektor 4 Citarum Harum,”kata Jajang.

“Pembangunan TPS 3R diarea kurang lebih seluas 10 Tombak didaerah Kampung Nangkelan di RW 15 Desa Sindangsari berencana sebagai pusat pengolahan sampah warga. Dengan konsep 3R sehingga nantinya petugas pengolah sampahnya akan siap memilah, memilih dn mengola sampah dengan baik, sehingga lingkungan tetap bersih,”jelas Jajang.***

Facebook Comments

Leave a Reply