Alat Peraga Kampanye Sampah Sebagai Materi Edukasi Ke Masyarakat

Bandung Side, Majalaya – Salah satu daya dan upaya yang dilakukan Satgas Sektor 4 Citarum Harum dalam memerangi sampah rumah tangga selain melakukan komunikasi sosial (komsos) kepada masyarakat tentang Pilah Pilih Olah (PPO) Sampah, juga menggunakan alat peraga untuk kampanye, Kamis (16/4/2020).

Alat peraga kampanye sampah dari mulai himbauan agar tidak membuang sampah rumah tangga ke sungai hingga membuat tong sampah dari barang bekas seperti ban luar bekas, kaleng bekas cat dan drum bekas yang dihias warna-warni agar menarik. Satgas Sektor 4 juga menawarkan alat peraga kampanye berupa edukasi sampah yang tidak bisa terurai secara alami kepada masyarakat.

Sertu Muhidin, Satgas Sektor 4 Citarum Harum Sub Desa Majalaya dan Desa Sukamaju sedang memberi pewarna tulisan pada alat peraga kampanye sampah, Kamis (16/4/2020).

“Pembuatan alat peraga kampanye sampah ini agar masyarakat mengetahui bahwa barang-barang yang digunakan sehari-hari dirumah atau disebut barang an-organik mengalami proses yang lama oleh alam untuk mendaur ulangnya. Maka dari itu, dengan membuat alat peraga ini, agar masyarakat dapat lebih cerdas dalam memilih barang kebutuhan sehari-hari yang bersifat ekonomis dan bisa digunakan berulang kali,” kata Sertu Muhidin, Satgas Sektor 4 Citarum Harum Sub Desa Majalaya dan Desa Sukamaju.

Bersama Karang Taruna Desa Sukamaju, lanjut Sertu Muhidin, kami membuat alat peraga kampanye tersebut dari beberapa bahan bekas yang dipoles menjadi tampak mewah, yakni kayu pinus bekas palet yang sering digunakan untuk packing barang. Alat peraga kampanye sampah ini nantinya bisa diduplikasi, dibuat kembali dan diperbanyak oleh pemerintahan desa ke masing-masing Rukun Warga (RW) agar warganya dapat teredukasi.

Alat Peraga Kampanye Sampah yang dibuat Satgas Sektor 4 Citarum Harum sebagai media sosialisasi penanggulangan sampah di Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Paseh, Kamis (16/4/2020).

“Kami juga memanfaatkan besi bekas sebagai bahan penyangganya agar kokoh dan tampak pesan yang disampaikan kepada masyarakat. Sentuhan seni dan kreatifitas dari adik-adik Karang Taruna untuk menulis dan memanfaatkan sampah yang akan diedukasikan sangat membantu kami dalam pembuatannya,”jelas Sertu Muhidin.

“Harapan kami dengan menggandeng Karang Taruna karena sedini mungkin dapat mencetak generasi muda sebagai agen perubahan, kedepannya masa depan bangsa dipimpin oleh mereka,”pungkas Sertu Muhidin.***

Facebook Comments

Leave a Reply