STIMLOG Gelar Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020

Bandung Side, Sukajadi – Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG) menggelar pertemuan dengan orang tua mahasiswa baru Tahun Akademik 2019/2020 sebagai rangkaian kegiatan Coaching Student Activity (CSA), Sabtu (14/9/2019), Auditorium STIMLOG, jl. Sariasih No 54 Sarijadi, Bandung.

Pertemuan rutin inisiasi STIMLOG yang dihadiri unsur Pimpinan dan beberapa staff manajemen, memiliki tujuan memberikan gambaran kepada orang tua mahasiswa baru mengenai dunia perkuliahan di Sekolah Tinggi Manajemen Logistik (STIMLOG), khususnya masing-masing program studi(prodi). Dalam pertemuan orangtua ini juga diberikan penjelasan mengenai kurikulum dalam kegiatan pembelajaran, kemahasiswaan, biaya kuliah dan beasiswa. Selain itu dari Sistem Informasi Akademik (SIA)) juga memberikan penjelasan bahwa hasil belajar putra-putri nya dapat dimonitor didalam sistem informasi . Melalui sistem tersebut, orang tua dapat memantau capaian akademik putra-putrinya.

STIMLOG dibawah Yayasan Pendidikan Bhakti Pos (YPBP) saat membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2019/2020 dengan memanfaatkan peluang Jalur Prestasi (PMDK), Jalur Reguler, Jalur Undangan, Jalur Mandiri, Beasiswa Bidikmisi untuk mempermudah calon mahasiswa dalam menimba ilmu di STIMLOG.

Dalam presentasinya, Ketua STIMLOG Rachmawati Wangsaputra, Ph.D dihadapan orang tua mahasiswa memaparkan tentang prospek lulusan STIMLOG lulusan Manajemen Transportasi dapat mengisi profesi, bidang pekerjaan atau bidang keilmuan dan keahlian sebagai Manajer/supervisor Transportasi Import/export, Manajer/supervisor Transportasi Freight Forwarding, Manajer/supervisor Transportasi/Distribusi Darat, Manajer/supervisor Transportasi/Distribusi Laut, Manajer/supervisor Transportasi/Distribusi Udara, Manajer/supervisor Proyek Manajemen Rantai Pasok, Manajer/supervisor Transportasi Internasional dan dapat menjadi profesi sebagai seorang Akademisi.

Selain itu, Ketua STIMLOG juga menyampaikan bahwa Keunggulan Program Studi Manajemen Transportasi antara lain, merupakan program studi pertama di Indonesia (untuk tingkat Strata 1) yang melaksanakan pendidikan manajemen transportasi khusus barang dengan sistem multi moda. Manajemen Transportasi juga menyediakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang logistik dan rantai pasok sehingga dapat mendukung pelaksanaan Sistem Logistik Nasional. Sedangkan target yang menjadi goal dari Manajemen Tansportasi yakni mempersiapakan Indonesia dari segi SDM dalam menghadapi integrasi logistik ASEAN pada tahun 2013, integrasi pasar ASEAN pada tahun 2015, dan integrasi pasar global pada tahun 2020. Serta turut serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang logistik dan rantai pasok.

Sedangkan lulusan Manajemen Logistik dan Rantai Pasok berprospek mengisi profesi, bidang pekerjaan atau bidang keilmuan dan keahlian diantaranya sebagai Manajer/supervisor Import/export, Manajer/supervisor Freight Forwarding, Manajer/supervisor Distribusi, Manajer/supervisor Pembelian/Pengadaan (Purchasing/Procurement), Manajer/supervisor Pergudangan, Manajer/supervisor Material Manajemen, Manajer/supervisor Pengendalian Persediaan, Manajer/supervisor Logistik dan Rantai Pasok, Manajer/supervisor Proyek Manajemen Rantai Pasok, Manajer/supervisor Logistik Internasional, Manajer/supervisor Analisis Rantai Pasok, Manajer/supervisor Solusi Rantai Pasok dan bisa sebagai seorang Akademisi bahkan bisa menjadi seorang Entrepreneur dibidang logistik.

Mengenai keunggulan Program Studi Manajemen Logistik disampaikan oleh Ketua STIMLOG merupakan program studi pertama di Indonesia untuk tingkat Strata 1 yang melaksanakan pendidikan logistik dan rantai pasok. Sebagai penyedia sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi di bidang logistik dan rantai pasok sehingga dapat mendukung pelaksanaan Sistem Logistik Nasional. Selain itu, Program Studi Manajemen Logistik juga mempersiapkan SDM Logistik dan Rantai Pasok yang handal untuk mendukung program Pemerintah yang tertera pada Peraturan Presiden RI No. 26 Tahun 2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional dan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025. Sebagai goalnya yakni mempersiapakan Indonesia dari segi SDM dalam menghadapi integrasi logistik ASEAN pada tahun 2013, integrasi pasar ASEAN pada tahun 2015, dan integrasi pasar global pada tahun 2020, serta turut mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dalam bidang logistik dan rantai pasok.

Pemateri selanjutnya, Wakil Ketua I, Bidang Akademik, Melia Eka Lestiani, ST., MT. menyampaikan bahwa STIMLOG dalam mencetak SDM yang kompeten dalam menjawab tantangan dunia terkait logistik dan supply chain selalu membangun rancangan dan pelaksanaan kurikulum dengan basis strategi Problem Based Learning melalui kerjasama dengan beberapa universitas di Malaysia dan Singapore melalui bench marking.

Selain itu, lanjut Melia, STIMLOG juga memiliki mitra baik di nasional maupun dilevel internasional yakni dengan membentuk Aliansi Perguruan Tinggi berbasis BUMN bersama Universitas Pertamina, Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI), Telkom Universitas (TelU) dan Sekolah Tinggi Teknik PLN (STTPLN). Sedangkan pada level internasional STIMLOG bermitra dengan Universitas Petronas, Multimedia Malaysia Universiti (MMU), Univerciti Kuala Lumpur (UniKL), Universiti Tenaga Nasional (Uniten) Malaysia, Republic Polytech dan Singapore Polytech.

Pada Bidang Administrasi dan Keuangan dibawah Pimpinan Chandra Dewi, Psi., MT., diwakili oleh Jajang Suherman, Kepala Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) memaparkan tentang pendidikan di STIMLOG saat semester 1 menurut jalur yang diminati sesuai dengan jurusan diantaranya, Jalur Prestasi (PMDK) Manajemen Transportasi sebesar Rp 12.800.000,- sedangkan Manajemen Logistik Rp 12.800.000,-. Jalur Reguler Manajemen Transportasi sebesar Rp 13.800.000,- sedangkan Manajemen Logistik sebesar Rp 13.800.000,-. Jalur Undangan Manajemen Transportasi sebesar Rp 14.800.000,- sedangkan Manajemen Logistik sebesar Rp 14.800.000,-. Pada Jalur Mandiri jurusan Manajemen Transportasi sebesar Rp 16.800.000,- sedangkan Manajemen Logistik sebesar Rp 16.800.000,-.

Pada semester 2 hingga semester 8, lanjut Jajang, biaya pendidikan pada Manajemen Transportasi sebesar Rp 7.950.000,- dan Manajemen Logistik sebesar Rp 7.950.000,-. Sebagai catatan bahwa biaya pendidikan sudah termasuk Biaya Akademik diantaranya SPP tetap, Praktikum, PKL/Internship, Proyek Terintegrasi semester 1 sd 7, Tugas Akhir, Kunjungan Industri 1 kali di Bandung atau Jabodetabek, Dana Pengembangan Pendidikan (DPP), Biaya 1 Pelatihan dan 1 Sertifikasi Keahlian LSP, Biaya 1 Ujian Sertifikasi Keahlian SAP, Biaya Asuransi Kecelakaan Mahasiswa, Biaya KTM, LKMM, UKM, TOEFL 1 kali, Biaya Coaching Student Activity (CSA), Biaya Pakaian Seragam berupa : Jasket Almamater.

Adapun cara pembayaran dapat dilakukan dengan cara transfer ke Rekening Bank BNI – 0028676942 a.n Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI) bisa melalui fasilitas Taller Bank, ATM, SMS Banking maupun Internet Bangking, dapat juga datang langsung melakukan pembayaran kebagian Keuangan Stimlog.

Menurut Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Promosi, Humas dan Kerjasama, Nurlaela Kumala Dewi, ST., MT., mengatakan bahwa lulusan STIMLOG yang bergelar Sarjana Logistik (S.Log) telah dinantikan kelulusannya dan beberapa perusahaan jasa logistik yang berskala nasional maupun Internasional dengan menawarkan untuk memberikan fasilitas magang yang akan berlanjut ke tahap rekrutmen menjadi pegawai ketika mahasiswa yang magang tersebut sesuai dengan kriteria Sumber Daya Manusia yang perusahaan harapkan.

Sehingga oleh STIMLOG dibuatlag wadah Career Development Center (CDC) yang merupakan sarana media komunikasi antara STIMLOG dan perusahaan-perusahaan Logistik yang mencari sumber daya manusia yang berkualitas dengan kemampuan dan keterampilan dibidang logistic dan supply chain management. Lembaga ini memberikan pelayanan kepada mahasiswa yang akan magang dan alumni yang akan lulus nanti dalam memberikan informasi tentang perusahaan-perusahaan yang membutuhkan sumber daya manusia di bidang Logistik dan Supply Chain Management.

“Bahkan tidak menutup kemungkinan STIMLOG juga melakukan kerjasama dengan pihak luar negeri dalam hal pertukaran mahasiswa,”pungkas Dewi.

Dari keseluruhan paparan para Pemimpin STIMLOG membuahkan hasil antusiasme para orang tua mahasiswa dengan pertanyaan-pertanyaan seputar STIMLOG. Penjelasan disampaikan olej Ketua STIMLOG, Rachmawati bahwa STIMLOG dibawah Yayasan Pendidikan Bhakti Pos Indonesia (YPBPI) yang berdiri pada tahun 2013. Hingga sudah berusia 6 tahun dalam melakukan seleksi penerimaan mahasiswa baru memiliki standar tertentu agar goal STIMLOG sebagai sekolah tinggi pertama di Indonesia yang fokus pada keilmuan bidang logistik dan supplay change management menjadi perguruan tinggi yang unggul dan bereputasi tinggi dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat dibidang keilmuan Manajemen Logistik dan Manajemen Transportasi Logistik dalam sistem rantai pasok dapat terintegrasi ditingkat Global pada tahun 2030.

Sehingga, kinerja perguruan tinggi agar siswa atau mahasiswanya dapat diterima ditempat yang sesuai dengan jurusan. “Intinya Kemandirian. Sehingga dalam membangun kurikulum akademik bukan hanya menjadikan mahasiswa memperoleh IPK tinggi namun juga mencetak mahasiswa yang ber-attitude tinggi yakni dalam sikap, tingkah laku atau perilaku saat berinteraksi ataupun berkomunikasi dengan sesama maupun saat mereka didalam dunia kerja,”kata Rachmawati.***

Tinggalkan Balasan