Bandung Side, Turangga – Stigma Ketertiban Umum (Tribum) dan Razia PKL sangat melekat pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), namun dihari Ulang Tahunnya yang ke 71 pada 3/3/2021 nanti akan dieliminir bahkan dihapuskan oleh Paradigma Baru.
Menurut Kasatpol PP Jabar, Drs.M. Ade Afriandi, MT, merubah stigma negatif Ketertiban Umum (Tribum) – Razia PKL tentunya sangat penting kedepannya.
“Sehingga paradigma keberadaan Satpol PP untuk memberikan pelindungan kepada masyarakat, agar hadir rasa aman, nyaman dan tenteram di hati dan pikiran masyarakat,” kata Ade Afriandi di Jl. R.A.A. Marta Negara No.4, Turangga, Bandung, Senin (1/3/2021).
Untuk merubah, stigma negatif yang sudah cukup menahun ini, tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan, perlu perjuangan.
Untuk itu, Satpol PP Jabar siap menjawab tantangan tersebut dengan kinerja Satpol PP dan Satlinmas yang lebih profesional, berintegritas, dan tetap melayani sepenuh hati.
Dikatakan Ade, untuk bisa berkinerja menjadi lebih profesional, berintegritas dan selalu melayani dengan hati, harus dimulai dengan perubahan pola pikir (paradigma) dari personil Satpol PP itu sendiri.
Apabila kenyamanan dan ketentraman dirasakan masyarakat, maka masyarakat akan bisa melaksanakan berbagai aktifitasnya tanpa harus melakukan pelanggaran aturan/kebijakan Pemerintah/Pemda.
Lebih lanjut Ade Afriandi mengatakan, upaya penindakan terhadap masyarakat yang melakukan pelanggaran, harus menjadi bagian akhir dalam pelayanan Satpol PP, karena upaya “preventif” dan “represif” yang dilakukan Satpol PP menjadi proses awal dalam pelindungan masyarakat” .
Kepatuhan masyarakat itu tumbuh karena kesadaran masyarakat sendiri untuk patuh, bukan karena diberi Sanksi atau karena ada Operasi, ujarnya.
Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi Satpol PP dalam memberikan pelindungan masyarakat, melalui sebuah upaya membangun Satlinmas Juara atau SALIRA.
SALIRA merupakan mimpi dan harapan membangun Satlinmas yang memiliki kemampunan dalam preventif dan preemtif hadapi gangguan trantibum maupun bagian dalam memitigasi bencana di lingkungan warga.
SALIRA mampu berbuat dan bertindak dalam 1 Jam Pertama atau “One Hour” setelah bencana itu terjadi.
Satlinmas Juara atau SALIRA merupakan sebuah upaya dalam membangun paradigma baru untuk melawan stigma, sebagai Kado HUT Ke-71 Satpol PP dan HUT Ke-59 Satlinmas, yang disumbangsihkan kepada Masyarakat Jawa Barat,” pungkas Ade Afriandi.***