Bandung Side, Pasir Kaliki – Yohannes Junarto kembali sabet Juara I Indonesia AeroPress Championship (IAC) Regional Bandung yang digelar Otten Coffee di 23 Pascal jl. Pasir Kaliki, Bandung, Rabu, 02 Juli 2025.
Tercatat sebelumnya dalam kompetisi Indonesia AeroPress Championship 2022 Regional Bandung, Yohannes Junarto menjadi Juara 1 dan kali ini di tahun 2025 kembali sabet Juara 1 dan berhak mewakili kompetisi tingkat nasional bertemu kembali dengan juara Regional Medan dan Jakarta di Pondok Indah Mall, tanggal 27-31 Agustus 2025.
Indonesia AeroPress Championship merupakan ajang kompetisi barista yang ditunggu-tunggu untuk Regional Bandung yang saat ini diikuti 81 peserta berasal dari daerah Jawa Barat, Jakarta, Bekasi, Solo.
Disampaikan oleh Praya, Digital Marketing Otten Coffee bahwa Indonesia AeroPress Championship selalu banyak peminatnya, karena sepanjang 8 tahun Otten Coffee mengirimkan kandidat barista hasil kompetisi regional menghantarkan Indonesia atas nama Sophan Nugraha menjadi juara 2 diajang World AeroPress Championship di Portugal tahun 2024 lalu.
“Keseruannya dan antusias peserta dalam ajang AeroPress Championship ditingkat regional, banyak yang tidak puas dengan hasil juaranya. Padahal ketentuan juri saat mengkurasi barista untuk wakil Indonesia ditingkat dunia tidak mudah,” ujar Praya.
Penilaian dari seni Cupping Coffee, yakni Seni Uji Kualitas Kopi dari cita rasa yang dihasilkan barista saat menyeduh kopi dengan alat Aeropress yang ditemukan oleh pensiunan instruktur teknik Universitas Stanford, Alan Adler menjadi dasarnya.
Penjurian sesuai dengan standart Specialty Coffee Asociation (SCA) dengan mengunci clarity yakni kejelasan rasa kopi, body, after taste yang tertinggal, rasa sweat pada kopi apakah keluar, yang terpenting keseimbangan atau balance semua atribut kopi.
“Bila Indonesia mendapatkan juara di tingkat dunia, dampak yang diperoleh adalah terangkatnya kualtas skill sang penyeduh atau barista tentunya, selain itu ekosistem kopi yang ada di Indonesia, khususnya bean kopi dari Indonesia indeksnya akan meningkat, lanjut Praya.
Selain itu dampak yang lain seperti kualitas menanam kopi pada petani juga akan terangkat, belum lagi roasterynya, pendek kata dari hulu sampai hilir akan berdampak positif.
Hal tersebut akan mendorong masyarakat Indonesia lebih menyukai kopi, dan akan menciptakan budaya ritual tertentu baik sebelum menyeduh maupun menggunakan alat sederhana dalam menyajikannya.
“Masih dalam semangat “Mengopikan Indonesia” ajang Kopi Fest 2025 di 23 Pascal ini juga dalam rangka Ulang tahun ke 10 Otten Coffee mengusung tema “Brewing The Future” agar kopi Indonesia dicintai sebagai komoditi yang nilai ekonomi tinggi,” ujar Praya.
Kita juga berusaha membawa kopi dengan cara-cara yang Otten punya agar dapat masuk keseluruh segmen, penikmat kopi ada yang suka kopi tubruk, V-60, Japanese coffee, yang masing-masing memiliki kultur dan kebiasaan ngopi disediakan oleh Otten Coffee.
Sebenarnya masyarakat Indonesia sudah mulai melek kopi, sebuah komoditas mulia memiliki perjalan panjang hingga menghasilkan jenis Arabika dan Robusta yang berkualitas bila ditanam di Indonesia.
Kopi Indonesia itu menarik karena rasanya sangat beragam menyesuaikan kondisi tanah dimana ditanam, banyak varietas yang disebut sebagai single origin yakni kopi tumbuh di tempat tertentu yang ketika dipindah ke tempat lain dia tidak akan sesuai.
Kopi Indonesia juga unik terkait lokasi tanamnya, kita tinggal di Indonesia dengan kondisi negara kepulauan. Tidak ada negara penanam kopi lainnya yang memiliki kepulauan, bahkan lokasi Brazil dan Kolombia itu saja di sebuah benua.
Selain itu, Indonesia berada di garis khatulistiwa. Efek perubahan iklim tidak seberat daripada negara benua dibandingkan dengan negara yang persis di garis katulistiwa.
“Dan yang terpenting, Kopi Indonesia selalu enak karena negara kita merupakan ring of fire atau banyaknya gunung merapi aktif,” ungkap Praya.
Kerja keras panitia Regional Bandung dan juri Indonesia AeroPress Championship 2025 menetapkan yang berhak sebagai juara adalah 1st: YOHANNES JUNARTO, 2nd: MUHAMMAD SEPTU, dan 3rd: REYVO GUMELAR.
Dan yang dikirim untuk final nasional adalah Yohannes Junarto, pemilik sebuah roastery sekaligus menjadi head roaster di BOSKAF COFFEE ROASTERS SEMARANG, akan bertemu dengan pemenang dari Regional Medan dan Regional Jakarta pada tanggal 27 – 31 Agustus 2025 nanti di Pondok Indah Mall, Jakarta.
Final Nasional di Jakarta pada kompetisi Indonesia AeroPress Championship 2025 akan terpilih satu pemenang pertama dan lanjut ke World AeroPress Championship 2025 di Seoul, Korea Selatan.***