Bandung Side, Pendopo Kota Bandung – Hearing Calon Ketua Pengurus Daerah IA ITB Jawa Barat diuji visi, misi dan program kerjanya oleh 4 panelis di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, 01 Juni 2025.
Panelis yang juga adalah alumni ITB yang saat ini sudah memiliki profesi diberbagai bidang diantaranya:
1. Farel Faiz Firmansyah, Ketua Kabinet KM ITB 2016
2. Dr. Hery Antasari, S.T., M.Dev., Plg., Kadis Pemuda & Olahraga Jawa Barat
3. Prof. Dr. Aurik Gustomo, ST., MT., Dekan SBM ITB
4. Alga Indria, S.Sn., M.Ds., Alumni ITB ’04, Direktur ITB Press
Hearing calon ketua pengurus daerah Jawa Barat menjadi lebih menarik dengan di moderator, Della Hogiana yang juga alumni ITB.
Mohamad Firaldi Akbar Zulkarnain, Alumnus SBM ITB ’06 menjadi calon tunggal setelah 2 calon lainnya tidak mengembalikan berkas hingga batas waktunya dan tidak memenuhi persyaratan sebagai calon ketua pengurus daerah IA ITB Jawa Barat.
Dalam visi-nya sebagai Ketua Pengurus Daerah IA ITB Jawa Barat, IA ITB menjadi Rumah Kolaborasi Alumni ITB Jawa Barat yang Bermartabat, Diakui Dunia dan Memimpin Perubahan.
Mohamad Firaldi Akbar Zulkarnain yang akrab disapa Aldi, memiliki program kerja dengan target tiap tahunnya dengan goals yang sudah direncanakan.
Dalam orasinya, Aldi ingin IA ITB menjadi organisasi yang bermarwah, sehingga tidak mungkin dijalankan bila kita tidak kerja Bersama.
“Oleh karena itu, saya mohon kepada teman-teman alumni semua, ayo kita buktikan bahwa kita adalah lulusan terbaik, di almamater terbaik, di kampus terbaik yang bisa memberikan fungsi dan peran terbaik,” ujar Aldi.
“Memberikan fungsi dan peran terbaik untuk ikatan alumni, umumnya untuk Jawa Barat dan kita ingin membuktikan bahwa menjadi Ikatan Alumni terbaik di Indonesia yaitu Ikatan Alumni ITB, pungkas Aldi.
Di lokasi yang sama, Ketua Pengurus Daerah IA-ITB Jawa Barat periode 2021-2025, Jalu Pradhono Priambodo, menyatakan bahwa pentingnya penyelenggaraan pemilu dengan semangat kebersamaan dan musyawarah.
“Di Jawa Barat, calonnya satu, jadi akan kita selenggarakan melalui musyawarah mufakat. Untuk tingkat pusat, pemilu akan berlangsung pada 28 Juni bersamaan dengan Kongres XI,” jelas Jalu Pradono Priambodo.

Pemilu yang Terbuka dan Transparan
Ketua Steering Committee (SC) Kogres Daerah Jawa Barat, Hendri Sabeth (*alumni ITB Teknik Kelautan 2024), menjadi agenda 4 tahunan yang merancang, mengendalikan dan mengawasi kegiatan dari awal hingga akhir pemilu IA ITB Jawa Barat sehingga mempunyai strategis dan kebijakan dalam menemukan Ketua baru IA ITB Jawa Barat periode 2025-2030.
Tugas Utama SC sebagai pengarah Pemilu IA ITB diantaraya meregenerasi kepemimpinan IA ITB dan keberlanjutan organisasi dapat berjalan dengan baik.
Selanjutnya bagaimana menjalin silahturahmi yakni bahwa IA ITB Jawa Barat adalah salah satu wadah alumni ITB Jawa Barat untuk berkegiatan serta evaluasi.
Pemilu IA ITB Jawa Barat melalui tahap penyaringan bakal calon ketua baru periode 2025-2030 sesuai dengan AD/ART IA ITB mempunyai persyaratan tertentu yang harus dipersiapkan oleh calon ketua baru.
Perekrutan calon ketua baru secara terbuka dan dapat diakses oleh alumni untuk mencalonkan dirinya melalui tahapan pendaftaran, baik secara administrative, pembiayaan, dukungan dan lainnya dapat dipenuhi sendiri.
Setelah itu, tahapan selanjutnya sesuai timeline adalah verifikasi calon ketua baru. Alhamdulillah terdapat 3 pendaftar sebagai ketua baru.
“Namun dalam perjalannya hingga sampai batas waktu yang ditentukan 1 orang tidak mengembalikan berkas, 1 orang tidak memenuhi syarat dan 1 orang telah memenuhi syarat ferifikasi yakni Mohamad Firaldi Akbar Zulkarnain, Alumnus SBM ITB ’06,” jelas Hendri Sabeth.
Di lokasi yang sama, Ketua Organizing Committee (OC) Konres Daerah Jawa Barat, Adi Nugroho menegaskan bahwa saat dibuka pendaftaran udah tersosialisasikan di media social, ada di grup-grup paltform Alumni ITB hingga ada 3 orang calon ketua baru IA ITB Jawa Barat.
“Pada tahapan verifikasi yang memenuhi persyaratan dan menetapkan calon ketua baru adalah M. Firaldi Akbar, tahap selanjutnya adalah hearing calon ketua pada hari ini, setelah itu tahapan kampanye hingga menuju Tanggal 22 Juni 2025 dilaksanakan Kongres IA ITB Jawa Barat,” jelas Adi Nugraha.
Saat pelaksanaan kongres, ditetapkan Ketua Terpilih yang selanjutnya tahapan pelantikan Ketua IA ITB periode 2025-2030 tanggalnya akan ditetapkan kemudian hari, tambah Adi.
“Kita tetap harus melalui mekanisme yang sudah ditetapkan oleh AD/ART IA ITB, meskipun calonnya hanya 1 (satu) orang bukan berarti otomatis aklamasi, karena musti harus berproses hingga kongres penetapan Ketua IA ITB Jawa Barat.
“Hal ini juga dimaksudkan agar semua alumni tahu proses Pemilu IA ITB Jawa Barat terbuka, transparan dan partisipatif dengan berbagai tahapan yang diatur secara jelas, mencakup pendaftaran bakal calon, pendaftaran pemilih, masa kampanye, masa tenang, hingga pemungutan suara dan kongres,” pungkas Adi Nugraha.***