Bandung Side, Arcamanik – Kongres Nasional XI yang akan digelar Ikatan Alumni ITB (IA ITB ) dengan dua agenda besar yang sebelumnya Pengurus Pusat IA ITB membentuk Kepanitian Kongres.
Pehelatan akbar dengan rangkaian kegiatan pergantian kepengurusan tingkat nasional/ Kongres Nasional XI IA ITB 2025, serta kegiatan yang signifikan dalam berkontriusi akan perekonomian local terungkap dalam acara konferensi pers yang di gelar di Resto Lentera, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis, 13 Februari 2025.
“Pembentukan Panitia Kongres merupakan amanah dalam Rapat Kerja Nasional IA-ITB pada Desember 2024. Panitia Kongres bekerja sesuai dengan AD dan ART IA-ITB, yakni selambat-lambatnya tiga bulan sebelum pelaksanaan Kongres,” Ujar Gembong Primadjaja, Ketua Umum IA-ITB.
Gembong menambahkan bahwa Panitia Kongres berkewajiban mengundang peserta Kongres selambat-lambatnya satu bulan sebelum pelaksanaan Kongres. Sesuai dengan Anggaran Dasar pasal 14, Kongres berwenang untuk Menetapkan Perubahan dan/ atau Penyempurnaan AD/ART IA-ITB.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum IA-ITB, Hariyono Kribo mengatakan bahwa ada dua agenda besar dalam rangkaian kegiatan kongres.
“Ada dua agenda besar, yakni Agenda Kongres pertama, yakni Kongres Luar Biasa akan diselenggarakan di tanggal 15 Maret 2025 dengan agenda Penyempurnaan AD/ART. Sedangkan agenda Kongres Nasional XI yaitu pemilihan Ketua Umum IA-ITB periode 2025-2029 akan diselenggarakan di Bulan Juni 2025,” ujar Hariyono Kribo.

“Dalam KLB nanti, kita akan merumuskan mekanisme jalannya kongres Nasional nanti, apakah akan menggunakan sistem one man one vote seperti yang sudah-sudah, atau menambahkan sistem musyawarah mufakat untuk pemilihan ketua umum serta pengurus. Selain itu juga, kita pun akan membahas persyaratan calon ketua umum yang diharapkan bisa diikuti oleh seluruh alumni ITB,” sambung Hariyono.
“Sementara dalam Kongres Nasional, kegiatan akan dimulai dengan mendengarkan laporan pertanggung jawaban Pengurus Pusat IA-ITB periode berjalan. Menetapkan kebijakan umum organisasi IA-ITB. Mengesahkan Ketua Umum hasil pemilihan oleh Pimpinan Sidang. Mengesahkan dan menetapkan anggota Dewan Pengawas hasil pemilihan oleh Pengurus Daerah, Pengurus Luar Negeri, Pengurus Program Studi/Fakultas/Sekolah, dan Pengurus Komisariat,” pungkas Hariyono Kribo.
Ketua IA-ITB Jawa Barat, Jalu Priambodo menambahkan, selain Kongres sebagai kegiatan utama di tahun ini, IA-ITB juga akan menyeleggarakan rangkaian kegiatan terakhir menuju Kongres Nasional XI di Bulan Juni. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah Buka Puasa Bersama, ITB Ultra Maraton, Pasar Seni, serta Seminar Kebangsaan.
“Sejumlah rangkaian kegiatan akan kita gelar sebagai rangkaian Kongres Nasional XI IA-ITB 2025. Kegiatan tersebut meliputi Buka Puasa Bersama, ITB Ultra Maraton, Pasar Seni, serta Seminar Kebangsaan. Dan puncaknya pada acara kongres, IA-ITB juga akan menggelar Pulang Kampus dengan mengundang berbagai komunitas alumni ITB menyelenggarakan kegiatan bersamaan di saat Kongres Nasional IA-ITB di kampus ITB,” jelas Jalu Priambodo.
Rangkaian kegiatan IA-ITB selain bermanfaat dalam mendorong animo alumni ITB juga berpotensi memberi kontribusi bagi perekonomian sekitar kampus ITB. Kegiatan ITB Ultra Maraton dan Pasar Seni ITB secara historis memiliki peran signifikan dalam kegiatan ekonomi lokal. Puncak acara Kongres dan Pulang Kampus juga diprediksikan akan meningkatkan hunian hotel di Kota Bandung.
Diharapkan, lanjut Jalu, dengan adanya dua kegiatan kongres ini, partisipasi alumni semakin meningkat yang dapat menjadi modal berharga bagi kepengurusan baru.
“Panitia Kongres pun mengundang partisipasi seluruh alumni ITB baik di dalam maupun luar negeri dalam rangkaian Kongres Nasional XI IA-ITB 2025. Partisipasi alumni diharapkan dapat mewarnai gagasan-gagasan serta inovasi baru dalam kepengurusan IA-ITB periode selanjutnya, sesuai dengan moto ITB : In Harmonia Progressio,” pungkas Jalu Priambodo.***