Prinsip Pertanian SMART Solusi Melonjaknya Harga BB Tanam

Prinsip Pertanian SMART

Bandung Side, Lembang – Prinsip Pertanian SMART dapat menjadi solusi bagi petani atas melonjaknya harga bahan baku (BB) tanam seperti pupuk dan pestisida yang masih import.

Petani mulai gusar, secara bertahap namun pasti dengan melonjaknya harga pupuk dan pestisida di toko pertanian. Bahkan untuk mendapatkannya sudah mulai dibatasi jumlahnya karena ketersediaan stok terbatas.

Jika hal ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan banyak petani yang collapse dan tidak bisa bertani lagi karena biaya produksi dan harga jual yang selisih jauh dan merugi.

Kepala Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Dede Hermawan mengatakan, untuk mengatasi hal itu, pihaknya berencana mulai merintis pertanian berprinsip SMART yang diharapkan bisa meringankan beban petani.

“Prinsip Pertanian SMART bisa menjadi salah satu solusi ditengah kondisi yang sangat berat ini. Perlu inovasi baru dalam dunia pertanian kita, “kata Dede yang juga seorang pegiat pertanian.

Dede melanjutkan, dirinya akan memulai memperkenalkan bio farming pada petani di desanya Wangunharja. Banyak referensi yang bisa mewujudkan biofarming ini yang mudah di akses sebagai cara mendapatkan edukasi.

“Referensi bio farming diantaranya dengan biopestisida dan pertanian berbasis bio lainnya, dengan memanfaatkan biopestisida ini petani bisa menekan cost produksinya,” tambah pria kelahiran Lembang ini.

Dede menyatakan dirinya siap memfasilitasi pihak–pihak yang mendukung gerakan Biofarming karena alam sudah menyediakan bahannya.

“Kalau kita tidak bergerak cepat, kita akan semakin terpuruk. Menurut saya kenaikan harga bahan baku tanam sudah tidak masuk akal. Insya Allah waktu dekat ini akan ada solusi,” kata Dede Hermawan.

Pertanian SMART sendiri singkatan dari Sederhana, Mudah, muRAh dan efekTif, banyak hal yang bisa dilakukan dalam Prinsip Pertanian SMART ini.

Petani bisa menggunakan teknik pertanian Organik, bioteknologi ataupun mix berbagai teknik pertanian yang ramah lingkungan.

Dengan Prinsip Pertanian SMART petani juga bisa mulai beralih ke pertanian yang ramah lingkungan bahkan mandiri dengan tidak bergantung pada pupuk dan pestisida import serta dapat mengembalikan kesehatan tanah.***

Tinggalkan Balasan