Bandung Side, Kabupaten Sumedang – Digital skills modal dasar masyarakat harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dengan memanfaatkan teknologi di era seperti sekarang ini.
Apapun latar belakang industri dan bidang pekerjaanya tentu akan memberikan sebuah hasil atau perubahan positif yang inspiratif dan efisien dengan penerapan teknologi.
“Faktanya, era digital sudah bukan lagi perkara masa depan. Namun sudah menjadi realita bagi semua populasi di dunia,” kata Pringgo Aryo Pradana, seorang Produser & Komposer Musik saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat I, pada Jumat (12/11/2021).
Perkembangan teknologi yang terus meningkat tajam dari tahun ke tahun pun sebenarnya dilakukan demi mengimbangi kebutuhan manusia akan teknologi yang semakin besar.
Sebab di setiap aspek kehidupan, selalu akan ada teknologi digital yang semakin besar dan membantu manusia dalam kegiatan sehari-hari agar lebih efektif dan efisien.
Berkaitan dengan perkembangan itu, digital skills merupakan kemampuan digital dalam memanfaatkan teknologi yang dapat meningkatkan efektivitas dan produktivitas suatu pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi dan bisnis sangat diperlukan.
Apalagi saat ini, pandemi menjadi waktu yang tepat untuk memulai maupun belajar. Karena kini software dan program berbasis digital sudah sangat canggih.
Sebagai pengguna baru pun tidak ada yang perlu dikhawatirkan akan kesulitan dalam mempelajarinya, karena berbagai jenis perangkat dan software tersebut tentunya sudah sangat user friendly.
“Bahkan untuk mendapatkannya, setiap orang bisa langsung mengunduhnya lewat app store gratis maupun berbayar,” pungkas Pringgo Aryo Pradana.
Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.
Hadir pula nara sumber seperti Nikita Dompas, Producer & Music Director, Golda Siregar dari Power Character, Taufik Hidayat, Dosen Fakuktas Teknik UNIS, dan Ryan Samuel, seorang Dokter muda.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.
Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***