Pebisnis Harus Paham Perjalanan Konsumen Membeli

pebisnis

Bandung Side, Kabupaten Subang – Pebisnis perlu mengetahui bahwa ada tahapan bagaimana seorang konsumen memutuskan untuk membeli produk dari suatu toko di ranah digital.

Perjalanan konsumen untuk melakukan keputusan pembelian dimulai dari identifikasi kebutuhan, mencari informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan perilaku setelah pembelian.

Putu Yani Pratiwi, seorang Owner Askara Villa Bali menyampaikan, secara umum, setiap konsumen akan mengidentifikasi kebutuhannya masing-masing sebelum membeli sesuatu.

Kemudian, konsumen akan mencari informasi terkait toko yang menjual kebutuhannya tersebut dan mencari alternatifnya.

Lalu, konsumen akan mengambil keputusan dan terjadi transaksi pembelian, serta adanya perilaku setelah pembelian, seperti tingkat kepuasan konsumen.

Mengacu pada tahapan konsumen tersebut, ketika konsumen mengidentifikasi kebutuhan dan mencari informasi.

“Sebagai pebisnis kita harus bisa menampilkan bisnis sebanyak-banyaknya di internet dengan memanfaatkan berbagai platform digital,” kata Putu Yani Pratiwi.

Pebisnis pun bisa menjalin kerja sama dengan pihak lain, misalnya dengan menggunakan bantuan reseller.

Salah satunya dengan fitur Google Bisnisku, pencarian dengan kata kunci, atau memanfaatkan e-commerce dan media sosial, lanjut Putu Yani Pratiwi.

“Karena konsumen sedang mencari-cari informasi, kita harus tampilkan foto produk yang menarik,” tutur Putu dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (11/10/2021).

Pebisnis pun perlu melakukan evaluasi sebagai salah satu cara menarik pembeli, seperti menampilkan testimoni, memberikan promo, dan memberikan pelayanan terbaik.

Pebisnis juga bisa meminta testimoni pembeli karena akan mempengaruhi konsumen selanjutnya.

Dari segi pembelian, di era digital ini sudah sepatutnya pebisnis menyediakan metode pembayaran digital.

“Efek memahami perjalanan konsumen ini untuk kepuasan konsumen. Karena ketika mereka mencari informasi dilayani dengan baik. Ini membuat konsumen menjadi loyal dan mau merekomendasikan kepada orang terdekat,” ungkap Putu Yani Pratiwi.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (11/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Reza Haryo (Group CFO Floaton Bahari Indonesia), Dede Muhammad Multazam (Program Director dan Pemandu Kajian KOMUJI Indonesia), Erri Gandjar (GA Director OZ Radio Bali), dan Clarissa Purba sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.

Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan