Bandung Side, Kabupaten Cianjur – Nilai utama budaya Indonesia yang dapat kita lihat yakni beragam suku, budaya, ras semuanya berasal dari Sabang sampai Merauke.
Selain itu juga ada nilai-nilai utama budaya Indonesia yang dapat dirasakan dalam keseharian.
Felix Kusmanto, peneliti SDM mengatakan, kita dapat melihat nilai budaya ada di setiap masyarakat Indonesia.
Contohnya, masyarakat Indonesia sangat menghargai orang yang dituakan, tidak heran kita selalu menggunakan panggilan sapaan yang bukan nama langsung orang lain.
Masyarakat Indonesia cenderung lebih senang untuk bersama-sama mengesampingkan egoisme diri.
Kemudian masyarakat Indonesia juga menjunjung tinggi arti kesuksesan namun yang tidak kalah penting adalah martabat seseorang
Masyarakat Indonesia juga pada dasarnya menjaga keharmonisan dan tidak ingin terjadi konflik.
“Tentu kita juga sangat senang mengikuti norma-norma yang berlaku, kalau perlu semua yang dilakukan itu ada aturan yang jelas,” kata Felix.
“Termasuk dalam budaya kita kita menjadi masyarakat yang pragmatis, terkadang kita tidak bisa keluar dari jalur untuk mencapai apa yang kita inginkan,” ungkap Felix Kusmanto saat mengisi webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (25/10/2021).
Nilai-nilai dalam kebudayaan itu sebenarnya tertuang dari asas dasar kehidupan bernegara di Indonesia yaitu Pancasila.
Menurut Felix, jika kita ingin mudah memahaminya yang sangat penting ialah harus percaya kepada Tuhan.
Sehingga kita menjadi manusia yang memiliki moral dan sejenisnya.
Kedua kita harus berperilaku adil terhadap sesama. Ketiga kita harus aktif menjaga persatuan dalam keanekaragaman yang ada.
“Keempat kita harus mengedepankan kerjasama dan musyawarah untuk mencapai sesuatu yang baik untuk kepentingan bersama. Terakhir kita harus memiliki pola pikir dan perilaku yang positif kepada masyarakat secara adil,” tutup Felix Kusmanto.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.
Webinar wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (25/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Billy Kwanda (Wakil GEKRAF Jawa Timur), Andi Astrid Kaulika (Entrepreneur), Diana Nafisah (COO Halo Bayi), dan Kila Shafia sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***