Bandung Side, Kabupaten Bandung – Konten kreator kini menjadi profesi menjanjikan, memanfaatkan media sosial untuk berkreasi membuat konten berupa foto maupun video.
Sektor properti juga tidak ketinggalan untuk turut masuk dalam konten menarik dari sang kreator.
Hal ini dilakukan Anthony Sudarsono, CEO First Class Property, menjadi konten kreator properti ini sebenarnya sebagai salah strategi penjualan yang harus dilakukan akibat pandemi.
Bisnis properti pun mengalami transformasi, sebab selama ini ketika semua sektor go digital, ada satu industri yang kelihatannya tidak mungkin untuk masuk dunia online yaitu adalah industri properti.
Namun kenyataannya tidak, Anthony yang membangun kos-kosan, perumahan kavlingan hingga online food court ini mampu membuktikan property dapat dijual secara online. Caranya yakni dengan memanfaatkan media sosial, dan menjadi konten kreator.
Anthony Sudarsono memiliki akun Instagram dengan nama @anthonysudarsono dengan pengikut 47,3 ribu, channel YouTube dengan 56 ribu subscriber begitu juga di media sosial yang kini tengah hits TikTok dengan nama akun yang sama dia memiliki 560 ribu pengikut.
“Saya senang membuat video pendek yang lucu tidak jauh-jauh seputar dunia properti. Terkadang juga menceritakan kesuksesan hingga konten inspirasi lainnya,” kata Anthony.
“Menjadi konten kreator properti nyatanya berhasil mendongkrak penjualan rumah kavlingan. Bisa dibayangkan rumah kavlingan dijual full via online,” jelas Anthony Sudarsono dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021) siang.
Promosi yang tadinya secara manual menawarkan brosur di mall kini berganti ke dunia digital. Positifnya banyak budget yang bisa dihilangkan. Tidak ada lagi gathering offline yang mengharuskan keluar dana banyak.
“Bisa dibayangkan kalau dulu menawarkan brosur itu tidak bisa sebanyak yang seperti sekarang. Di YouTube sampai ribuan orang yang menonton setiap harinya video 10 menit mengenai rumah yang saya jual. Video pendek di TikTok atau Reels yang menonton hingga 30 ribu lebih,” ungkap Anthony Sudarsono.
Luar biasa sekali hasil dari jualan online properti ini sungguh transformasi offline ke online sangat dimungkinkan. Bahkan untuk industri properti dengan harga yang cukup fantastis.
Semua itu hasil membangun kepercayaan dengan cara membuat konten-konten secara terus-menerus secara konsisten.
Kini para pemilik perusahaan properti sendiri yang terjun langsung bukan hanya sebagai konseptor namun juga sebagai eksekutor.
Kini, Anthony bukan hanya menjadi pengusahan properti yang bertahan di tengah pandemi juga seorang konten kreator properti yang sangat kreatif dengan puluhan ribu pengikut.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.
Webinar wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (31/8/2021) juga menghadirkan pembicara Dian Nurawaliah Sonjaya (Founder Maleeha Skincare), Ismail Tajiri (Ketua RTIK Kabupaten Sukabumi), Khanti Paramita (Owner Khanti’s beauty and academy) dan Benito sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***