Bandung Side, Kabupaten Cianjur – Gunakan media sosial di era digital saat ini, menjadikan masyarakat digital suatu keharusan karena digitalisasi sudah meluas hampir ke segala aspek.
Namun bukan hanya dari segi teknologi tetapi juga dari segi karakter Indonesia yang dikenal dengan keramahtamahannya gunakan media sosial.
Jadi masyarakat digital adalah masyarakat yang struktur sosialnya jaringan mikro elektronik berbasis informasi digital dan teknologi komunikasi.
Siapa saja yang bisa memanfaatkan dunia digital ini, dr. Frendy Winardi founder Royals Rejuvia mengatakan, para pekerja seni dalam jenis seni apapun mulai dari pelukis, penari, penyanyi daerah semua dapat memanfaatkan dunia digital untuk memamerkan hasil karya.
Bahkan yang biasanya dalam lingkup lokal kini ini sudah lebih luas sehingga bisa mencapai global.
Motivator mereka dapat berbasis online mudah hanya dengan konten video juga influencer. Kini semakin banyak orang menjadi influencer di media sosial.
Karena influencer dapat mempengaruhi pendapat orang lain sehingga sangat dibutuhkan dalam hal sosialisasi ataupun promosi.
“Tokoh agama juga dapat memanfaatkan dunia digital untuk mereka bisa siarkan dakwahnya di dunia digital, banyak fungsi yang bisa mereka gunakan atau lebih luas,” kata dr. Frendy Winardi.
“Para tokoh politik juga dapat memanfaatkan media digital untuk menjaring para generasi muda untuk bisa berpolitik,” jelas dr. Frendy Winardi dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (10/9/2021).
Komunitas digital menjadi ruang lingkup yang baru dimana seseorang dapat mendapatkan ilmu baru dari sana mendapatkan teman baru, pemikiran juga ide.
dr. Frendy Winardi meyakinkan, jadi memang sekarang waktunya untuk kita menggunakan media sosial atau media digital itu lebih bermafaat, dimulai dari diri sendiri yang melihat apa yang dapat dilakukan.
“Fokus untuk yang kita sukai dan jangan bingung mulai dari mana. Kita lihat diri kita, media digital kita akan untukn profesional atau nonprofit. Memang tidak harus langsung menghasilkan uang atau tidak langsung besar, semua butuh proses,” sambung dr. Frendy Winardi.
Selanjutnya kita juga bisa menggunakan media digital untuk lebih profesional kita dapat berjaring mencari link untuk dapat menemukan pekerjaan maupun pekerjaan yang sesuai.
Media digital juga tempat terbaik untuk hobi mulai dari mencari teman satu hobi, mengumpulkan alat penyerta hobi kita hingga menjadi lahan bisnis yang berhubungan dengan hobi kita.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi.
Webinar wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (10/9/2021) juga menghadirkan pembicara Bambang Iman Santoso (Neuronesia Learning Center), Gunawan Lamri (CEO PT. Kuliner Anak Indonesia), Theo Derick (Praktisi Marketing Digital), dan Kila Shafia sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***