Bandung Side, Kota Bandung – Segala peluang akibat pandemi Covid-19, dari mulai perilaku kehidupan sehari-hari berubah sehingga berdampak pada tren pekerjaan dan usaha yang ada saat ini.
Media sosial seperti Facebook dan Instagram yang biasa untuk bersosialisasi dan bertukar cerita kini berganti menjadi tempat untuk saling menawarkan produk. Mereka beradaptasi dengan keadaan.
Sama halnya dengan banyak perusahaan yang beradaptasi masuk dunia digital otomatis mereka banyak membutuhkan tenaga kerja dibidang digital.
Misalnya, desainer aplikasi untuk para pengusaha jualan online selain itu masih banyak lagi profesi yang kini tengah naik daun. Seperti content creator, software engineer, social media specialist, SEO Specialist, cybersecurity, dan online selling.
“Sekarang orang membuat konten untuk bisnis, jadi para kreator membuat konten agar dilirik brand. Biasanya brand ingin produknya dibuatkan konten dengan mereka. Software engineer, erat kaitannya dengan para perusaahan yang ingin masuk dunia online,” kata Maulana Abdur Rofik.
“Mereka juga membutuhkan Social Media Specialist. Perusaahaan butuh orang ahli dalam bermedia digital,” ucap Maulana Abdur Rofik, CEO Limdev saat webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/8/2021) pagi.
Social Media Specialist ini kemampuannya harus bisa menganalisa tren, konten dan audience serta strategi kampanye di media sosial. Ada lagi SEO Specialist yang fokus dengan mengoptimasi untuk melakukan analisa performa web, juga optimasi keyword pada web.
Maulana menyatakan, jika ingin belajar mengenai SEO dapat mengecek website reliabelsoft, akan banyak materi belajar SEO dan ada juga dalam format video.
“Ada juga bidang, Cyber Security Engineer yang fokus dalam menjaga keamanan informasi pada sistem operasi perusahaan. Kemampuan mereka harus mampu menganalisa kerentanan pada system,” kata Maulana Abdur Rofik.
“Bahasa pemprograman dapat dilihat di Python, javascript, bahasa C dan lainnya,” jelas pengajar SMKS TI Muhammadiyah ini.
Dengan segala peluang yang ada saat ini, dapat dimanfaatkan dengan menambah kemampuan digital yang sesuai passion atau yang memang disukai.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi.
Webinar wilayah Kabupaten Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/8/2021) pagi, juga menghadirkan pembicara Allana Abdullah (Pengusaha Online), Diondi Kusuma (praktisi pemasaran online) Nissa Rengganis (Dosen Universitas Muhammadiyah Cirebon), dan Sari Hutagalung sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***