Bandung Side, Minahasa, Sulawesi Utara – Sasa resmikan gedung baru SD Inpres Radey, Minahasa, Sulawesi Utara guna menumbuhkan semangat belajar 97 murid, Senin (24/05/2021).
PT Sasa Inti, perusahaan yang memproduksi barang konsumen dan bumbu dapur atau Fast Moving Consumer Goods (FMCG), melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bekerja sama dengan organisasi nirlaba yang bergerak di bidang pendidikan, Yayasan Hati Gembira Indonesia (Happy Hearts Indonesia), meresmikan gedung Sekolah Dasar Inpres Radey di Minahasa, Sulawesi Utara.
Dengan mengikuti protokol kesehatan, acara peresmian sekolah ini dihadiri oleh, Bupati Minahasa Selatan: Frangky Donny Wongkar, perwakilan dari PT Sasa Inti Minahasa Selatan, GM Non-MSG: Setio Susanto dan Plant Head: Ardhian Herdayanto.

Hadir pula perwakilan dari Yayasan Hati Gembira: Steven Kamurahan, Kepala Dinas Pendidikan Minahasa Selatan: Dr. Fitber Raco, dan Kepala Sekolah SD Inpres Radey: Meiske Durandt.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu seluruh kegiatan renovasi sekokah mulai dari proses pembangunan sampai dengan acara peresmian,” kata Rida Atmiyanti, Head of Stakeholder Relations PT Sasa Inti.
Harapan kami dengan adanya gedung baru sekolah ini, para guru dan murid-murid di SD Inpres Radey dapat lebih efektif serta nyaman dalam melakukan kegiatan pembelajaran serta menumbuhkan insan-insan yang semangat menempuh pendidikan lebih tinggi,” ungkap Rida Atmiyanti.
Dengan bantuan dari PT Sasa Inti, SD Inpres Radey memiliki gedung baru yang akan difungsikan sebagai ruang guru, dan juga wajah baru untuk 2 ruang kelas, perpustakaan, toilet, dan tempat cuci tangan.

Sekolah SD Inpres Radey merupakan sekolah pertama yang dibangun oleh PT Sasa Inti dalam kerja samanya dengan Happy Hearts Indonesia.
“Selama ini kami merasa sedih dan kurang bersemangat dengan kondisi sekolah yang rusak,” kata Meiske Durandt, Kepala Sekolah SDI Radey.
Tidak adanya ruang guru juga membuat kami kesulitan dalam bekerja, dan toilet yang sangat tidak layak juga mempengaruhi higienitas lingkungan sekolah, tambah Meiske.
Keluarga besar SDI Radey berterima kasih dan bersyukur telah mendapat bantuan dari Perusahaan Sasa dan HHI.
“Kami akan lebih bersemangat untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab kepada anak-anak didik demi peningkatan mutu pendidikan,” ujar Meiske Durandt.

Didirikan pada tahun 1988, SD Inpres Radey adalah ruang belajar untuk 97 murid. Kondisi gedung sekolah sebelumnya sudah sangat tua; terdapat banyak plafon ruang kelas yang rusak, atap dan dinding yang bocor, serta toilet yang sudah tidak layak pakai.
Pembangunan gedung sekolah SD Inpres Radey berjalan dengan lancar dengan proses sekitar 12 minggu sejak bulan Maret 2021.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Sasa Inti yang sudah membangun-kembali SD Inpres Radey di Minahasa Selatan,” kata Sylvia Beiwinkler, CEO Happy Hearts Indonesia, menegaskan.
Tidak hanya berperan sebagai donatur, namun rekan-rekan PT Sasa Minahasa Selatan proaktif dalam membantu menyelenggarakan upacara peresmian pada hari ini, tamabah Sylvia.

“Selain itu, tim PT Sasa Inti Jakarta juga antusias memeriahkan proyek pertama pembangunan kembali sekolah ini dengan melakukan give-away dan donasi di bulan Ramadhan kemarin,” ujar Sylvia Beiwinkler.
Selain renovasi gedung sekolah, juga telah terkumpul sejumlah donasi ekstra di luar dari biaya pembangunan yang digunakan untuk membeli peralatan alat tulis kepada murid SD Inpres Radey.
“Terima kasih kami sampaikan kepada PT Sasa Inti yang sudah mendonorkan satu gedung baru untuk SD Inpres Radey dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan yang lebih berkualitas,” kata Jeane Senny Sumampouw, Guru Senior SD Inpres Radey.
Semoga ke depannya semakin banyak pihak yang terketuk untuk ikut serta memajukan pendidikan Indonesia terutama yang berada jauh dari pusat ibukota, sehingga semakin terbuka lebar kesempatan untuk tercipta generasi muda penerus bangsa yang cerdas dan berpendidikan.***