Aplikasi Satu Data Permudah Olah Informasi

aplikasi satu data

Bandung Side, Jakarta – Aplikasi Satu Data sebagai upaya mempermudah pengolahan data dari tujuh deputi dan satuan kerja di lingkungan Kemenparekraf menjadi sebuah informasi yang aplikatif dan terintegrasi.

Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kemenparekraf/Baparekraf, Bonifasius Wahyu Pujianto, dalam rapat sosialisasi Aplikasi Satu Data digelar secara daring dan luring dari Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Rabu (10/2/2021)

Bonifasius Wahyu Pujianto mengatakan ada beraneka ragam platform dan aplikasi pengolahan data di lingkungan Kemenparekraf.

Sehingga, Aplikasi Satu Data Kemenparekraf ini menjadi platform untuk menyatukan berbagai macam data yang tersebar di aplikasi-aplikasi yang telah ada tersebut.

Sosialisasi juga dimaksudkan untuk menampung berbagai masukan guna penyempurnaan aplikasinya.

Aplikasi Satu Data
Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Kemenparekraf/Baparekraf, Bonifasius Wahyu Pujianto

“Satu data ini diharapkan dapat memudahkan pimpinan untuk mendukung pengambilan keputusan yang dihasilkan agar lebih cepat dan tepat,” ungkap Bonifasius.

“Karena di dalam sistem administrasi pemerintahan, dalam hal ini Kemenparekraf, kita membutuhkan platform untuk dapat memenuhi pengumpulan dan pengolahan data,” jelas Bonifasius.

Bonifasius juga menyebutkan aplikasi ini diharapkan akan mempermudah pencarian data yang dibutuhkan unit kerja dalam proses pengkurasian data dan pengolahan data menjadi informasi.

“Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan proses analisis dapat dijalankan secara kontekstual dari sistem yang sudah ada dan memberikan informasi yang tepat dalam waktu yang cepat,” kata Bonifasius.

Tak hanya itu, Bonifasius menilai penghimpunan data-data yang ada dan platform-platform ke dalam Aplikasi Satu Data Kemenparekraf/Baparekraf juga dapat mempermudah proses pengembangan aplikasi-aplikasi lainnya.

Aplikasi Satu Data
Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Agustini Rahayu

“Pemanfaatan pengembangan aplikasi Satu Data dapat menjadi pintu dari kolaborasi aplikasi yang telah berkembang di lingkungan Kemenparekraf,” kata Bonifasius.

Kemudian, lanjut Bonifasius, aplikasi ini juga membantu pengambilan keputusan dan penetapan strategi pimpinan di Kemenparekraf.

Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf, Agustini Rahayu menuturkan aplikasi ini dinilai dapat mempermudah kinerja satuan kerjanya dalam melayani pertanyaan-pertanyaan publik terkait kebijakan Kemenparekraf dan hal-hal lain seputar sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Selama ini alur kerja kami adalah menanyakan data ke petugas PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) masing-masing satuan kerja dan ini memakan waktu yang cukup lama,” ungkap Agustini.

“Kalau kita punya acuan data seperti Satu Data ini akan mempermudah dan mempercepat jawaban yang dapat diberikan kepada publik,” kata Agustini Rahayu.***

loading...
Facebook Comments

Tinggalkan Balasan