Cathay Pacific Ajak Penumpang Terbang Tenang Bersama Cathay Care

Bandung Side, Jakarta – Cathay Pacific meluncurkan Cathay Care yang merupakan komitmen terhadap kesehatan penumpang melalui beberapa langkah pencegahan yang disempurnakan pada setiap tahapan perjalanan – mulai dari check in hingga kabin.

Peluncuran Cathay Care minggu ini, dengan memperkenalkan beberapa langkah pencegahan yang disempurnakan pada setiap tahapan perjalanan – mulai dari check-in hingga kabin, sehingga penumpang dapat terbang dengan tenang.

“Di Cathay Pacific, kami berkomitmen untuk selalu memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh penumpang, awak kabin, dan staf kami. Kami mengerti kekhawatiran akan keselamatan dan kami telah memperkenalkan beberapa langkah pencegahan yang disempurnakan pada setiap tahapan perjalanan – mulai dari check-in hingga dalam kabin sehingga mereka dapat terbang dengan tenang,” ucap Chris Bowden, Cathay Pacific Country Manager Indonesia, Kamis (30/7/2020).

Langkah-langkah yang diterapkan termasuk check-in dan masuk pesawat tanpa kontak, pernyataan kesehatan pada saat check-in, kewajiban memakai penutup wajah selama penerbangan, dan aturan menginap yang ketat untuk awak kabin. Seluruh pesawat juga dilengkapi dengan penyaring HEPA yang menjamin kualitas udara tertinggi yang bisa dicapai dan menghilangkan 99.999% kontaminasi udara, lanjut Chris Bowden.

Cathay Pacific memprioritaskan penumpang di dalam pesawat dengan mewajibkan memakai penutup wajah selama penerbangan, memastikan suhu tubuh semua penumpang telah dicek, juga menutup kursi jika memungkinkan.

Cathay Pacific juga telah mengatur ulang alur layanan dan sanitasi untuk meyakinkan bahwa penumpang terlindungi di udara, dengan sanitasi menyeluruh pada semua permukaan di lingkungan kabin, menyediakan layanan makan yang dimodifikasi dan dirancang untuk mengurangi kontak dengan awak kabin, serta menutup sementara layanan makanan ringan dan minuman yang sudah disediakan sebelumnya.

Semua pesawat juga dilengkapi dengan penyaring HEPA yang menghilangkan 99.999% kontaminasi udara. Selain itu, seluruh penyaring juga meresirkulasi udara setiap dua menit dengan performa yang setara dengan penyaring yang digunakan di kamar operasi rumah sakit dan ruang bersih di kawasan industry untuk menjaga kualitas udara bersih.

“Yang terpenting, awak kabin Cathay Pacific diwajibkan untuk mengikuti prosedur keselamatan untuk melindungi kesehatan seluruh penumpang di dalam pesawat dengan mengenakan masker, sarung tangan dan kacamata pelindung yang disediakan untuk semua awak kabin, serta menerapkan aturan menginap yang ketat termasuk tidak ada kontak dengan komunitas lokal dan pengawasan kesehatan yang ketat, “tutup Chris Bowden.

Untuk daftar lengkap langkah-langkah Cathay Care dan untuk melihat video terbaru dan pembaruan COVID-19, silakan kunjungi https://www.cathaypacific.com/cx/id_ID/flying-with-us/cathaycare.html

WhatsApp Terbaru untuk Layanan Pelanggan
Cathay Pacific menjadi maskapai pertama di Asia yang meluncurkan layanan WhatsApp pelanggan.

Untuk terus memberikan layanan terbaik di kelasnya kepada semua pelanggan di setiap tahap perjalanan mereka, Cathay Pacific menambahkan WhatsApp sebagai platform layanan untuk pelanggannya di Asia. Sebagai tambahan dari saluran komunikasi yang ada saat ini, fitur baru ini akan memastikan pelanggan Cathay Pacific dibantu dengan pertanyaan mereka secepat dan selancar mungkin.

Untuk memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi permintaan pelanggan, sekarang penumpang dapat mengirim pesan teks di WhatsApp ke +852 2747 2747 untuk bantuan mengenai pemesanan tiket, serta pertanyaan seputar Marco Polo Club dan Asia Miles. Layanan ini tersedia dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, dari Senin hingga Jumat antara pukul 08:00 dan 17:00 WIB.

Terbang Bebas
Pesan dengan perubahan tak batas dan tanpa biaya tambahan – karena rencana perjalanan belum bisa dipastikan, Cathay Pacific memahami bahwa fleksibilitas sekarang menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Sekarang pelanggan dapat terus memesan dengan nyaman tanpa adanya biaya pemesanan ulang ataupun biaya perubahan rute untuk tiket baru yang dibeli hingga 31 Agustus 2020, dan menikmati perubahan tak batas hingga satu tahun.

Persyaratan Perjalanan Tambahan untuk Penumpang Dari Indonesia ke Hong Kong Efektif dari Sabtu, 25 Juli 2020, penumpang yang telah berkunjung, transit, atau berangkat dari Indonesia, Bangladesh, India, Nepal, Pakistan, Filipina, Amerika Serikat, Kazakhstan dan Afrika Selatan dalam 14 hari terakhir, dan sedang menyelesaikan perjalanan mereka di Hong Kong, akan diminta untuk menunjukkan dokumen perjalanan tambahan.

1. Penumpang diharuskan menunjukkan dokumen-dokumen berikut:
a. Nama
b. Nomor Paspor atau Nomor Kartu Identitas Hong Kong
c. Telah menjalani uji asam nukleat untuk COVID-19 dan memperoleh hasil tes negatif
d. Tes tersebut dilakukan dalam kurun waktu 72 jam dari waktu keberangkatan yang dijadwalkan untuk penerbangan ke Hong Kong
e. Harap dicatat bahwa surat atau sertifikat harus ditulis dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Mandarin.

2. Dokumen laporan uji asli dari laboratorium atau Lembaga kesehatan yang melakukan uji asam nukleat.
3. Surat yang dikeluarkan oleh otoritas terkait dari pemerintah tempat laboratorium atau lembaga layanan kesehatan berada. Surat ini harus menyatakan bahwa laboratorium atau Lembaga perawatan kesehatan diakui atau disetujui oleh pemerintah. Surat ini harus ditulis dalam Bahasa Inggris atau Bahasa Mandarin, dan

4. Konfirmasi pemesanan kamar hotel di Hong Kong selama tidak kurang dari 14 hari dimulai pada hari kedatangan Anda di Hong Kong. Konfirmasi ini dapat dicetak atau ditampilkan dalam format digital dan harus di tulis dalam Bahasa Inggris.

Harap dicatat bahwa ini berlaku untuk semua penumpang yang datang dari tujuh negara ini – penumpang yang memiliki alamat rumah atau tempat tinggal di Hong Kong juga akan diharuskan menjalani karantina selama 14 hari disebuah hotel.

Untuk memenuhi persyaratan baru ini, semua penumpang juga akan ditanya pertanyaan berikut saat check-in, seperti untuk melengkapi dan menandatangani deklarasi mengenai sejarah perjalanan mereka selama 14 hari terakhir.

Selain itu, penumpang juga diharuskan mengisi formulir deklarasi kesehatan online Departemen Kesehatan Hong Kong dan menunjukkan kode QR yang dihasilkan kepada staf Cathay Pacific; kode tersebut bisa dalam format cetak atau digital. Penumpang yang tidak dapat memenuhi persyaratan ini tidak akan diperbolehkan untuk melakukan perjalanan. Namun, persyaratan baru ini tidak berlaku untuk penumpang yang transit melalui Hong Kong.

Kewajiban Tes COVID-19
Semua penumpang yang tiba di Hong Kong akan diharuskan menjalani tes medis untuk COVID-19 setelah menyelesaikan semua persyaratan kesehatan, imigrasi, bea cukai, dan persyaratan izin karantina.

Tes yang melibatkan pemberian sampel air liur tersebut, akan dilakukan oleh para profesional medis di Department of Health Temporary Specimen Collection Centre di gedung Asia World Expo. Penumpang akan menerima arahan dan bantuan saat meninggalkan area pengambilan bagasi. Selain itu, penumpang akan diminta untuk menunggu hasil tes mereka.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan