Ikon Destinasi Wisata Sektor 4 Citarum Harum Tambah Lagi

Bandung Side, Majalaya – Program kerja Satgas Sektor 4 Citarum Harum menciptakan ruang publik yang menjadi ikon destinasi wisata masyarakat Majalaya akan bertambah 1 (satu), yakni berupa taman dan tempat jogging track di area bantaran Sungai Citarum, Jembatan Patrol, Desa Sukamaju, Majalaya, Rabu (11/3/2020).

Ruang publik berupa taman di Jembatan Patrol sudah ada terlebih dahulu sebelum program normalisasi Sungai Citarum dari BBWS berjalan, sehingga terpaksa harus tergusur diseragamkan sesuai dengan grand design normalisasi dan adanya jalan arteri dikanan-kiri bahu Sungai Citarum. Atas kesepakatan dengan pihak BBWS, taman buah karya Satgas Sektor 4 Citarum Harum tersebut akan diganti menempati lahan yang tidak jauh dari lokasi sebelumnya.

Dansektor 4 Citarum Harum, Kolonel Inf Asep Nurdin didampingi Danki, Letda Arh Dwi Iswantoro sedang meninjau normalisasi Sungai Citarum dan lahan Taman Patrol di Desa Majasetra, Senin (24/2/2020).

Saat ditinjau oleh Komandan Sektor 4 (Dansektor 4) Citarum Harum, Kolonel Inf Asep Nurdin pada Hari Senin (24/2/2020) beberapa minggu lalu, lahan yang akan dijadikan Ruang Publik dan ikon Destinasi Wisata tersebut masih belum tampak rapi karena terdapat gundukan tanah hasil kerukan dari Sungai Citarum.

Dansektor 4 Citarum Harum, Kolonel Inf Asep Nurdin bersama Satgas Sektor 4 dan pelaksana normalisasi Sungai Citarum, Denny sedang meninjau kemajuan normalisasi Sungai Citarum dan lahan Taman Patrol, Senin (24/2/2020)

“Lahan yang berbatasan dengan jalan arteri kurang lebih seluas 10 tumbak atau 140 m persegi akan dibuatkan Ruang Publik berupa taman dan tempat jogging track agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Majalaya dekat Jembatan Patrol. Jadi taman tersebut sebagai alternatif juga untuk sarana berkumpul warga selain Alun-alun Majalaya dan ikon lain di Sektor 4 Citarum Harum,”kata Kolonel Inf Asep Nurdin saat meninjau lahan BBWS tersebut.

Rencana pada Bulan April bila tidak ada kendala dilapangan akan dimulai pembangunannya. Sekarang ini sedang diratakan dari gundukan tanah galian Sungai Citarum, tambah Kolonel Asep Nurdin.

Meratakan tanah yang menggunung dari pengerukan sedimentasi Sungai Citarum, Rabu 4/3/2020).

“Desaign Taman Patrol akan berkoordinasi dengan pihak BBWS, sekaligus pengerjaannya dilapangan. Satgas Sektor 4 akan membantu untuk percepatannya,”jelas Asep Nurdin.

Senada dengan Satgas Sektor 4 Sub Desa Majasetra, Serka Aat Solehudin bahwa pembangunan yang bila tidak ada halangan dimulai pada Bulan April nanti, tentunya mempunyai harapan besar atas Ruang Publik untuk masyarakat Majalaya. Sehingga dibutuhkan proses terlebih dahulu penataannya sebelum dumulaipengerjaannya.

Menanam bambu cina untuk pagar dan keindahan area penyangga Taman Patrol, Selasa (11/3/2020).

“Tahapan awal tentu saja dengan perataan tanah lahan yang akan dibangun Taman Patrol ini, selanjutnya memberi batasan area agar memudahkan dalam pembentukan taman dan fasilitas Ruang Publik lainnya,”kata Serka Aat kepada Bandung Side saat melakukan perataan tanah dengan mesin beko, Rabu (4/3/2020).

Selanjutnya, sebelumnya akan didahulukan menanam pohon disekitar area Taman Patrol terlebih dahulu agar tanaman keras nantinya ada kesempatan hidup dan membuat asri lokasi, tambah Serka Aat.

Bambu cina ditanam kurang lebih 200 pohon sebagai pagar sepanjang 300 meter, Selasa (11/3/2020).

“Begitu juga dengan rencana akan menanam pohon bambu cina yang fungsinya juga sebagai pagar hidup di Makam Umum Kondang, Majasetra dapat langsung tampak dari sebrang Sungai Citarum. Sambil menunggu waktu pengerjaan, diupayakan menabung bibit tanaman keras atau tanaman bunga untuk mendukung keindahan Taman Patrol,”papar Serka Aat.

“Semoga mendapatkan kelancaran dalam pembangunan Taman Patrol ini, semoga warga Desa Majasetra dan Desa Sukamaju khususnya akan mendapatkan manfaatnya dan masyarakat Majalaya pada umumnya,”pungkas Serka Aat Solehudin.***

Facebook Comments

Leave a Reply