Satgas Sektor 4 Manfaatkan Drone Sebagai Alat Bantu Pengawasan dan Monitoring Sungai Citarum

Bandung Side, Majalaya – Satgas Sektor 4 Citarum Harum dalam aktifitasnya menjaga ekologi Sungai Citarum memanfaatkan teknologi dan gadget untuk pengawasan dan monitoring perkembangan anak sungai dan titik kumpul sampah diwilayah Majalaya, Selasa (24/9/2019).

Aktifitas monitor dan pengawasan tersebut sudah berjalan kurang lebih satu bulan kebelakang, seperti yang dikatakan oleh Komandan Kompi (Danki) Sektor 4 Letda Arh. Dwi Iswantoro,” Penggunaan drone sebagai alat monitor kondisi anak sungai dan Sungai Citarum termasuk titik-titik kumpul sampah sudah mulai digunakan satu bulan lalu oleh anggota Satgas Sektor 4 Citarum Harum”.

Danki Sektor 4 Citarum Harum, Letda Arh. Dwi Iswantoro sedang memprogram Drone yang akan memonitor Sungai Citarum

“Memanfaatkan teknologi ini sebagai alat bantu monitoring berupa foto dan video dilokasi-lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh anggota Satgas Sektor 4, agar dapat dengan detail menginformasikan apapun melalui gambar,”papar Letda Dwi.

Sungai Citarum yang dimanfaatkan aktifitas mencuci baju warga Kampung Bale Kambang, Majalaya tampak melalui udara.

“Drone dapat melakukan melakukan pengambilan gambar dari beberapa sudut-sudut yang unik sehingga dapat menjangkau mata meskipun dari atas udara. Drone yang bisa disebut pesawat tanpa awak ini juga oleh anggota Satgas Sektor 4 sebagai sarana untuk mengintai dan patroli susur sungai apakah masih terdapat sampah atau bahkan dapat memonitor bila pihak industri tekstil saat membuang limbah cair pada outlet yang ada di anak sungai maupun di Sungai Citarum,”ungkap Letda Dwi.

Salah satu industri di Majalaya tampak termonitor dari udara.

Pesawat tanpa awak atau pesawat nirawak (Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV atau sering disebut sebagai Drone) diketahui merupakan mesin terbang tanpa awak yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau terprogram yang dapat digunakan dibidang fotografi dan videografi secara bebas dan terbuka.

Kondisi anak sungai yang bersih dari sampah tampak termonitor

Komandan Sektor (Dansektor) 4 Citarum Harum, Kolonel Inf. Kustomo Tiyoso mengatakan,” Pesawat tanpa awak atau drone dikalangan militer sudah tidak asing lagi pemanfaatannya. Namun dengan teknologi Drone yang terus berkembang yang memanfaatkan mesin tersebut bagi kalangan sipil juga merasakan fungsinya, terutama efisiensi dan jangkauannya yang tidak dapat dilakukan bila secara konvensional”.

Kondisi normalisasi Sungai Citarum di Majalaya

“Drone dimanfaatkan oleh anggota Satgas Sektor 4 untuk mengawasi dan memonitor aliran anak sungai dan Sungai Citarum dari industri yang membuang limbah cairnya tidak dikelola melalui outletnya. Selain itu, masih banyak masyarakat yang membuang sampah di sungai atau disaluran irigasi yang perlu ditertibkan dengan pengawasan dari jarak jauh,”papar Kolonel Kustomo.

Drone dapat dikendalikan dari mana saja untuk menjangkau lokasi yang sulit termonitor.

“Satgas Sektor 4 akan mengupayakan pengawasan dan monitoring secara berkesinambungan dengan cara apapun, baik patroli susur sungai dimalam hari, maupun dengan menggunakan Drone diwaktu tertentu agar Majalaya kembali bersih dari sampah dan Sungai Citarum kembali bersih tidak tercemar limbah cair yang tidak dikelola,” pungkas Kolonel Kustomo.***

Facebook Comments

Leave a Reply