Akademisi Sepakat Pengawasan KPK Dilakukan Oleh Kalangan Intelektual

Bandung Side, Cibiru – Ditengah Polemik, DPR men sah kan revisi UU KPK. Namun, akademisi menilai, revisi UU KPK bukan hal yang luar biasa. Pengawasan dianggap lebih penting ketimbang berpolemik

Akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Dr Dudang Ghojali mengatakan, revisi UU KPK merupakan hal yang wajar. ” Revisi itu sesuatu yang biasa sesungguhnya kan apalagi perkembangan tentang soal kpk ada hal yang dianggap di evaluasi oleh publik ada sisi lemah gitu ya,” kata Dudang, Rabu, (18/9/2019) diruang kerjanya Jl. A.H. Nasution No.105, Cipadung, Kec. Cibiru, Kota Bandung .

Dudang juga mengatakan, hal yang terpenting adalah pengawasan terhadap lembaga antisuap ini

” Masalah kan terus berkembang hingga misalnya soal sisi pengawasan sp3 dan seterusnya gitu kan. Ya pengawasan, sesuatu juga yang penting dalam proses penegakkan hukum, karena setiap kita butuh pengawas. Cuma pengawas itu kan soal soal nanti,” ujar Dudang.

Dudang lebih sepakat jika pengawasan KPK dilakukan akademisi. Akademisi dinilai bisa lebih netral.

“Kalau saya sih lebih setuju pengawasan lebih diarahkan kepada kelompok akademisi sebenernya, ” pungkas Dudang.***

Facebook Comments

Leave a Reply