Halal Bihalal di Taman Edukasi Memberi Pencerahan Kembali Menyukseskan Program Citarum Harum

Bandung Side, Majalaya – Memasuki bulan syawal 1440 H atau 2019 M dalam tradisi umat Islam di Indonesia selalu menggelar cara Halal Bihalal dimana setiap orang saling bersilahturahmi mengungkapkan kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri sekaligus saling maaf-memaafkan bila memiliki kesalahan antar sesama.

Tradisi yang menjadi budaya sudah ada sejak tahun 1.700 an diformulasikan oleh para wali yang melakukan syiar Islam di Nusantara. Halal Bihalal memberi arti filosofi dan makna yang dalam, bahkan hikmah yang dikandung dari silahturahmi adalah berupa pencerahan, bukan perpecahan. Hal tersebut mendorong Satuan Tugas (Satgas) Sektor 4 Citarum Harum menggelar Halal Bihalal yang diadakan di Taman Edukasi, Kampung Bojong RT 01 RW 06 Desa Wangisagara, Majalaya, Selasa (18/6/2019).

Kolonel Inf. Kustomo Tiyoso selaku Komandan Sektor 4 Citarum Harum mengatakan saat memberi kata sambutan bahwa, kegiatan Halal Bihalal dilaksanakan ditempat terbuka dalam menjalin kembali silahturahmi bertujuan untuk mengakrabkan antara masyarakat dengan pelaku industri usai libur panjang Idul Fitri.

“Dengan diadakan kegiatan Halal Bihalal di Taman Edukasi, Desa Wangi Sagara bagi pelaku industri yang biasanya kerja diruangan sempit dengan segala permasalahan yang ada dipabriknya dapat melepaskan tekanan kerjanya, setelah mengetahui Taman Edukasi yang lingkungannya menyajikan pemandangan yang indah. Selain itu, udara segar dan steril di Taman Edukasi dapat membuat pikiran menjadi segar kembali,”kata Kolonel Kustomo.

Masyarakat yan terwakili dalam undangan Halal Bihalal juga akan mengetahui, lanjut Kolonel Kustomo, bahwa fungsi dari Taman Edukasi ini baik sekali sebagai tempat pendidikan bagi anak-anaknya. Pada lokasi yang disebelah kanan terdapat lukisan seni buah karya Satgas Sektor 4 Citarum Harum dan warga yang menceritakan tentang limbah cair industri yang dibuang sembarangan ke Sungai Citarum dan lukisan orang sedang membuang hajat buang air besar ke Sungai Citarum yang mengakibatkan ikan-ikan mati dan tercemarnya air Sungai Citarum.

“Disaat hari Sabtu dan Minggu, Taman Edukasi ini sudah banyak dikunjungi masyarakat sekitar sebagai tempat berlibur. Bahkan beberapa murid Taman Kanak-kanak diajak oleh gurunya untuk bermain di Taman Edukasi ini,”ungkap Kolonel Kustomo.

“Harapannya kedepan bila memungkinkan akan diberi sarana bermain seperti prosotan, ayunan atau sesuatu yang bersifat edukasi kepada masyarakat tentang Program Citarum. Apalagi letak Taman Edukasi ini didepannya sudah tampak Sungai Citarum yang mengalir diantara bebatuan besar. Banyak juga bila tiap sore hari, anak-anak kecil mandi sambil bermain loncat indah dari bantaran menuju tengan sungai,”jelas Kolonel Kustomo sambil tersenyum menceritakan pola anak-anak yang sedang mandi disungai.

Kolonel Kustomo juga berpesan agar Taman Edukasi ini dijaga, dimanfaatkan dan dirawat keberadaannya, selain itu untuk mengingatkan kembali bahwa baik pelaku industri maupun masyarakat jangan membuang sampah sembarangan apalagi di Sungai Citarum. Begitu juga dengan bila buang hajat atau kotoran manusia jangn juga ke Sungai Citarum karena nantinya akan menjadi sumber penyakit yang menyebabkan kematian. Baiknya membuat MCK komunal atau WC Umum yang memiliki septiktank agar tidak menimbulkan berbagai bakteri ang merugikan seperti bakteri Coli.

Heri Narto, HRD PT Angrek Mas Textil mengagumi pemandangan dilingkungan Taman Edukasi, berkali-kali berdecak kagum dengan apa yang dilihat. Dari susunan teras siring sawah, dari kejauhan tampak ikon Jembatan Kuning daerah Kamojang diantara pegunungan menyisip disela mata membuat mata kembali segar. “Saya baru tahu ada Taman Edukasi dilokasi yang indah ini. Didepan terlihat aliran Sungai Citarum yang sedang surut hingga tampak batu kali yang kecil dan besar membuat indah pemandangan,”kata Heri Narto.

“Saya sampai nyasar 2 kali untuk menuju Taman Edukasi, tapi setelah sampai terbayar sudah rasa kesal karena nyasar dengan pemandangan yang indah ini,”decak kagum Heri.

Halal Bihalal yang digelar dengan sederhana mencairkan suasana dan mengembalikan semangat Satgas Sektor 4 Citarum Harum, pelaku industri dan masyarakat untuk bergandengan tangan menyukseskan Program Citarum Harum.***

Facebook Comments

Leave a Reply