Usung e-Posyandu STIMLOG Berkiprah di Pameran Inovasi LLDIKTI IV

Bandung SideJatinangor – Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia (STIMLOG) mengusung produk inovasi e-Posyandu dalam Pameran Inovasi yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV (LLDIKTI IV) yang berlangsung Tanggal 12 – 14 Desember 2019 di gedung indoor futsal LLDIKTI IV jl. Jatinangor, Sumedang.

Irayanti Adriant, S.Si, M.T. dosen STIMLOG, inovator produk e-Posyandu ini menjelaskan ide e-Posyandu berangkat dari kepeduliannya agar kesehatan balita meningkat. Bersama mahasiswinya, Denna Syafelia, mhsw Program Studi Manajemen Logistik, Semester V, Irayanti mengembangkan produk e-Posyandu.

“e-Posyandu merupakan pengembangan portal yang sudah ada untuk diperluas penggunaannya agar lebih mudah kedalam bentuk aplikasi digital, jelas Irayanti Adriant.

Bila aplikasi e-Posyandu dapat digunakan dimana desain yang user friendly dan mengoperasikannya lebih mudah akan sangat membantu dalam hal pengumpulan data kegiatan Posyandu tersebut, tambah Irayanti.

“Namun kedepan e-Posyandu bukan hanya digunakan oleh posyandu-posyandu dalam unit-unit kecil, tapi akan terintegrasi secara nasional sehingga tumbuh kembang anak balita di Indonesia dapat didata secara lebih akurat, “jelas Ira panggilan akrab Irayanti Adriant.

STIMLOG Berkiprah di Pameran Inovasi yang diselenggarakan oleh LLDIKTI IV pada Tanggal 12 -14 Desember 2019 di gedung indoor futsal LLDIKTI IV jl. Jatinangor, Sumedang.

“e-Posyandu merupakan implementasi perancangan sistem informasi yang kami dapat dibangku kuliah, ini membuktikan bhw mahasiswa STIMLOG mampu merancang sistem yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum dalam hal ini dibidang kesehatan, “jelas Denna Syafelia.

Selaras dengan yang disampaikan oleh Inovator e-Posyandu, Irayanti Adriant yang juga dosen pembimbing saat Denna mengikuti Pilmapres mengatakan, “Dalam upaya membangun kreativitas dan inovasi teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas, STIMLOG menunjukkan perannya dengan mengikuti Pameran Inovasi yang diselenggarakan oleh LLDIKTI IV yang bertemakan, “Mewujudkan Daya Saing Bangsa Melalui Inovasi Perguruan Tinggi”, ini, “kata Denna.

“Meskipun pameran ini baru pertama kali diikuti STIMLOG, namun sejak didirikannya Unit Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (UPIK) pada tahun 2017 dibawah pembinaan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIMLOG telah memunculkan beberapa produk-produk inovasi hasil karya mahasiswa dan dosen STIMLOG, “jelas Ira kepada Bandung Side kembali.

“Pemilihan e-Posyandu melatarbelakangi bahwa informasi tingkat kejadian Stunting di Indonesia masih tinggi, salah satu penyebabnya kurangnya edukasi/informasi kepada orang tua mengenai gizi yang tepat untuk anak. Selain itu, sistem informasi di Posyandu masih belum terintegrasi dalam memonitor keadaan tumbuh kembang anak, kadang orang tua hanya diberi Kartu Menuju Sehat (KMS) dari Posyandu yang mungkin sering hilang atau tercecer. Seiring dengan kemajuan teknologi sekarang, bagaimana kalau ada sistem informasi digital yang menyimpan dan mengintegrasikan data2 history anak, serta dapat memberikan edukasi dan informasi terkait perkembangan anak-anak langsung ke media hand phone orang tua, sehingga diharapkan ini menjadi usaha preventif sebelum kejadian Stunting dan gizi buruk terjadi,” papar Ira.

“Selain itu STIMLOG ingin memberikan karya inovasi yang memang bermanfaat bagi masyarakat yang merupakan bagian dari visi dan misi STIMLOG, terutama salah satu objek yang harus di manage dalam supply chain adalah aliran informasi dalam hal ini bidang kesehatan, “pungkas Irayanti Adriant.***

Tinggalkan Balasan