Memulai Bisnis UMKM Bermodal 1 Juta Meningkat 60%

Memulai Bisnis UMKM

Bandung Side, Jakarta – Memulai bisnis UMKM bermodal 1 juta, tidak pernah terpikirkan oleh Wendi Paisal (26), keberaniannya merintis usaha sendiri justru berbuah manis.

Bagaimana tidak? Saat ini, Pria pemilik toko online Indahfashion26 memulai bisnis UMKM, mampu menjual hingga 450 pesanan dalam satu hari.

Padahal, bisnis reseller pakaian yang sebelumnya ia geluti, menemui jalan buntu akibat tidak kunjung mendapatkan keuntungan.

Lika-liku berbisnis merupakan hal yang wajar dihadapi dalam merintis usaha, tidak terkecuali
bagi para pelaku memulai bisnis UMKM dengan brand Indahfashion26.

Wendi Paisal, pemuda asal Bandung ini, tahu betul bagaimana kesulitan yang dihadapi saat jatuh bangun mengembangkan usaha miliknya yakni Indahfashion26.

Apalagi di tengah gempuran pandemi Covid-19 yang menambah beban pengeluaran dengan pemasukan yang terbilang minim.

“Awalnya saya dulu supplier ke toko-toko. Karena persaingan harga, ya nggak dapet untung,
untung kita kecil banget. Waktu itu karena ekonomi, kita kesulitan menjual barangnya,
penjualannya kurang, lalu kepikiran kenapa saya nggak jual sendiri aja?,” ujar Wendi Paisal saat bercerita awal mula merintis bisnisnya.

Wendi Paisal, Indahfashion26
Wendi Paisal, Pemilik Indahfashion26 memulai bisnis UMKM dengan modal 1 juta

Bermodalkan nekat dan uang sebesar satu juta rupiah hasil gadai perhiasan istri, Wendi pun
memutuskan untuk memproduksi baju rajutannya sendiri dan memanfaatkan e-commerce,
Shopee, sebagai lapak berjualan.

Pada tahun 2019, Indahfashion26 pun mulai beroperasi dan berjualan secara online dengan produk andalan berupa cardigan dan sweater untuk wanita.

Awal bergabung dengan Shopee, Wendi tidak mengerti dan memahami seluk beluk dunia bisnis digital khususnya online marketplace.

“Saya ga tau itu ya marketplace online, saya hanya belajar aja dari aplikasi (otodidak),” ujar Wendi Paisal.

Mendengar kabar adanya pembukaan Kampus UMKM Shopee di Bandung, pria kelahiran 1995
ini langsung mendaftarkan diri. Pemuda ini bermaksud untuk mengasah kemampuan bisnis
digitalnya agar bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

Dengan menerapkan sembilan pelatihan modul yang diberikan oleh para trainer di Kampus
UMKM, Wendi berhasil mengoptimalkan performa tokonya, melalui iklan dan promo di Shopee.

“Sebelum bergabung dengan kampus UMKM misalnya, saya belum banyak tahu tentang fungsi
promo dan cara menggunakannya,” kata Wendi Paisal.

“Setelah bergabung di Kampus UMKM Shopee, banyak diajarkan strategi pemasaran, salah satunya memaksimalkan fitur iklan Shopee yang bantu toko kita lebih maksimal,” ungkap Wendi Paisal.

Kampus UMKM Shopee memang menjadi salah satu bentuk komitmen untuk membantu para
pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis mereka.

“Kami memberikan materi yang berfokus pada optimalisasi cara berjualan online di Shopee. Melalui materi ini, kami berharap dapat membantu para pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya,” ujar trainer Kampus UMKM Shopee Bandung, Ayu Subagya.

Pelatihan yang didapatkan dari Kampus UMKM Shopee ternyata langsung membuahkan hasil signifikan bagi bisnisnya.

Saat ini, Indahfashion26 sudah memiliki 52 ribu pengikut aktif di Shopee. Tidak main-main, omzetnya bahkan melesat naik hingga 60%.

Selain itu, bisnis yang ia rintis seorang diri dalam kurun waktu dua tahun ini, nyatanya juga
membawa berkah bagi orang-orang di sekitar Wendi.

Hingga awal tahun 2022, Wendi Paisal berhasil memberdayakan 42 orang di lingkungan sekitarnya yang bergabung menjadi karyawan. Salah satunya adalah Mardani.

Mardani mengakui bahwa semenjak pelatihan dari Kampus UMKM Shopee, penjualan tumbuh makin pesat, dan berdampak pada kondisi ekonomi keluarganya.

“Alhamdulillah, setelah saya ikut sama Mas Wendi, Mas Wendi di Shopee, Alhamdulillah dibantu sama Mas Wendi, ada peningkatan ekonomi juga,” tambah Mardani.

Ke depannya, Wendi berencana untuk meningkatkan kualitas produknya dengan menggunakan kain rajutnya yang lebih kuat dengan jahitan yang lebih kokoh.

Selain itu, berbekal ilmu dari pelatihan yang telah didapatkan dari Kampus UMKM Shopee, Wendi akan terus menerapkan metode yang efektif dan efisien dalam berjualan online, agar performa tokonya meningkat dan bisnisnya dapat berkembang lebih pesat.

Kehadiran Kampus UMKM Shopee di Bandung, Solo, Semarang, Jakarta, DI Yogyakarta dan Medan telah membantu ribuan UMKM lokal belajar mengoptimalkan penjualan online dan bisa berkembang.***

Tinggalkan Balasan