Mengenal Level Menengah Digital Skill

mengenal level

Bandung Side, Kabupaten Garut – Mengenal level keahlian di era digital saat ini banyak keahlian yang dapat dimiliki oleh masyarakat dalam  industri digital.

Beragam keahlian mulai skill, intermediate dan advance skill. Dr. Muhammad Said Hasibuan, Sekjen Relawan TIK Indonesia menjelaskan apa saja skill yang sudah masuk intermediate atau di level menengah.

Pas mengenal level ini dapat digunakan untuk industri digital publishing. Kita menggunakan website untuk menyampaikan informasi seperti e-book. Menggunakan website dalam konteks membagikan tentang buku, membuat majalah online.

“Bukan kita menggunakan data tapi kita bagikan bagaimana cara membuatnya,” kata,” Dr. Muhammad Said Hasibuan.

Buku online itu sudah ada aplikasi-aplikasi yang gratis menggunakan yang bisa kita gunakan, demikian dengan majalah online pun sudah ada aplikasinya guna mengenal level keahlian.

“Mengenai repot keuangan juga aplikasinya sudah ada secara online,” ungkap Dr. Muhammad Said Hasibuan, saat menjadi pembicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (07/10/2021) siang.

Digital publishing juga diharapkan untuk karya dalam bentuk PDF, naskah diketik di Word kemudian dicompile menjadi pdf.

Pdf itu sesuatu yang dapat diakses paling mudah di banyak platform kalau word belum tentu.

Kedua, Bagaimana desain dengan menggunakan desain yang tidak lagi konvensional tapi desain yang mudah, murah dan banyak referensinya. Salah satunya Canva, ini bisa direfleksikan mutlak juga jika kita sudah sampai pada level ini.

“Seseorang sudah lumayan skill dalam memiliki kecakapan digital. Jika sudah dapat menggunakan Canva. Kimi dibutuhkan oleh para pebisnis online materi untuk promosi menjadi lebih menarik perhatian konsumen,” jelas Dr. Muhammad Said.

Ada lagi keahlian untuk digital marketing, tahapan pertama untuk ini mengenal SEO.

Bagaimana agar ketika orang mengetik tokoh kita kita berada di trending atau di atas bagaimana caranya yang pasti kita harus meng-update terus-menerus juga spesifik konten. Seseorang juga harus paham social media marketing penggunaan Instagram dan Facebook.

Paham email marketing dan Google analytical paham kesehatan dari promo kita di website dapat dilihat kunjungan. Itu semua sudah ada toolsnya.

Website Enhancement, konten dan Google AdWords ini adalah car marketing agar memasarkan sebuah produk agar mempromosikan sebagai lebih luas lagi.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis (07/10/2021) siang, juga menghadirkan pembicara, Dian Nurawaliah (Founder Maleeha Skincare), Silvia (Entrepreneur), Yoseph Hendrik (Dosen Sekolah Tinggi Tarakanita), dan Clarissa Darwin sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.

Kegiatanliterasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***

Tinggalkan Balasan