Bandung Side, Kabupaten Purwakata – Budaya kreatif saat hadirnya media sosial memudahkan kita dalam mendapat informasi baru serta lebih produktif di era digital.
Namun, banjirnya informasi tersebut akan berdampak negatif apabila tidak disaring atau diseleksi terlebih dahulu, pasalnya tidak semua informasi yang disajikan itu benar.
Solusi hal tersebut, kita dapat memilih untuk hanya mengikuti informasi positif dan produktif, serta mengembangkan budaya digital yang baik di tengah masyarakat.
“Beberapa pilar pendukung untuk membangun budaya kreatif dan produktif ialah akun yang diikuti, komunitas yang positif dan produktif, bijak bermedia sosial, dan kontribusi berupa konten,” papar Henry V. Herlambang, CMO Kadobox dalam Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (1/10/2021).
Henry V. Herlambang menerangkan, kualitas akun-akun yang layak diikuti pada umumnya tercermin pada setiap postingan dan respon dari pemilik akun.
Apabila kita mengikuti akun-akun positif, nantinya memudahkan kita untuk mendapatkan koneksi baru dan menularkan budaya berbagi hal positif.
Sebagai upaya menjadi lebih produktif, menurut Henry kita bisa memulai untuk membuat konten dibandingkan hanya menjadi penikmat konten.
Ketika kita membuat dan membagikan konten-konten yang positif, akan menunggalkan jejak digital yang baik juga kedepannya.
Henry mengatakan, hal ini akan membuka peluang-peluang baru yang mungkin tidak terpikirkan sebelumnya, seperti menjadi konten kreator atau pekerjaan lainnya.
“Hal-hal seperti ini tidak akan terlihat hasilnya dalam 1-2 hari, tetapi kalau kita konsisten kita pasti akan menuai hasil. Bahkan tanpa meminta pun mungkin orang akan kasih peluang ke kita,” ungkap Henry V. Herlambang.
Di samping itu, kita pun harus pandai dalam membangun personal branding di media sosial dalam bentuk postingan untuk mempromosikan diri sendiri.
Henry menyampaikan, tujuannya agar kita lebih mudah dalam mendapatkan tawaran pekerjaan. Ketika membangun personal branding, pilihlah satu platform sebagai tempat kita rutin dalam menunjukkan keterampilan kita.
Henry V. Herlambang mengatakan, sesekali kita boleh memposting pencapaian atau peristiwa penting dalam hidup yang akan menjadikan nama kita semakin positif.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Siberkreasi.
Webinar wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (1/10/2021) juga menghadirkan pembicara, Benny Daniawan (Dosen SIstem Informasi Universitas Buddhi Dharma), Andry Hamida (Head of Creatove Visual Brand Hello Monday Morning), Nikita Dompas (Producer & Music Director) dan Riri Damayanti (Key Opinion Leader).
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.
Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***