Bandung Side, Lembang – Kesenjangan antara kompetensi lulusan pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri hospitality menjadi salah satu tantangan dalam ekonomi kreatif Indonesia. Menjawab hal tersebut, PT Multi Flashindo Karisma (PT MFK), distributor peralatan dapur profesional, menggandeng produsen oven asal Italia, Tecnoeka, untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Akpar NHI Bandung. Selasa, 29 April 2026.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui program guest lecture dan pengalaman praktis langsung bersama Chef Daniele Gagliardi, praktisi kuliner internasional. Kolaborasi ini bukan sekadar edukasi, melainkan upaya standardisasi penggunaan teknologi smart kitchen bagi calon tenaga kerja profesional.
Investasi SDM dan Efisiensi Industri
Di tengah meningkatnya biaya operasional di sektor Food & Beverage (F&B), efisiensi menjadi kunci keberlanjutan bisnis.
Penggunaan teknologi seperti Combi Oven Eka yang dipraktikkan dalam sesi ini menjadi contoh nyata bagaimana modernisasi peralatan dapat menekan biaya produksi melalui:
– Konsistensi Kualitas, Mengurangi human error dan kegagalan produk (waste).
– Efisiensi Energi dan Waktu, Mengoptimalkan alur kerja di dapur komersial yang sibuk.
– Kesiapan Kerja, Memastikan mahasiswa AKPAR NHI Bandung familiar dengan standar peralatan yang digunakan di hotel-hotel bintang lima global.

Memperkuat Ekosistem Hospitality Bandung
Bandung sebagai pusat pariwisata dan kuliner membutuhkan pasokan tenaga kerja yang tidak hanya terampil memasak, tetapi juga fasih mengoperasikan teknologi terkini.
Erfin Roesfian, S.Sos., M.Hum., Direktur AKPAR NHI Bandung mengatakan bahwa, kami sangat beruntung memiliki partner PT MFK yang memperkenalkan juga mensupport untuk kegiatan praktek mahasiswa AKPAR NHI Bandung.
“PT MFK selain memberikan kuliah umum oleh Chef Daniele Gagliardi juga langsung dengan kegiatan praktek menghadirkan Combi Oven Eka yang memiliki modern teknologi sehingga memberikan wawasan, pengenalan teknologi untuk mahasiswa yang siap terjun ke dunia industry tentunya yang sudah memiliki peralatan kitchen modern,” ujar Erfin Roesfian.
Selain itu, bukan hanya mahasiswa yang mendapatkan edukasi namun dari dosen pun juga harus mengikuti kekinian, yakni perkembangan dari global industry standart tersebut, lanjut Erfin Roesfian.
Kedepan, Kerjasama dengan PT MFK selanjutnya akan membuat berbagai even dan program penggunaaan mesin modern bukan hanya kitchen tetapi pastry juga, tutup Erfin Roesfien.
Sementara itu, Adi Thio Nagara, Marketing Manager PT Multi Flashindo Karisma, menegaskan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang.

“Kami tidak hanya menghadirkan produk berkualitas internasional ke pasar Indonesia, tetapi juga memastikan ekosistem pendukungnya yaitu para calon professional siap memaksimalkan teknologi tersebut untuk mendukung kemajuan industri hospitality kita,” ujar Adi Thio Nagara.
“Calon Professional dari AKPAR NHI Bandung akan mempunyai value lebih dibandingkan dengan akademisi lain, karena mereka sudah sangat update dan sangat peka terhadap perkembangan teknologi di dunia F&B sehingga memudahkan para pengusaha untuk menemukan sumber daya manusia yang mumpuni dengan teknologi, jadi tidak usah mengajari lagi menggunakan mesin modern dari nol,” ungkap Adi Thio Nagara.
Kolaborasi Lintas Batas
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mencakup sesi transfer pengetahuan teknologi dapur modern, tanya jawab, hingga demonstrasi memasak secara presisi.
Kolaborasi antara PT MFK, Tecnoeka, dan AKPAR NHI Bandung ini diharapkan menjadi model kemitraan antara distributor alat berat (sektor perdagangan) dengan sektor pendidikan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di bidang jasa pariwisata.
Sudah tidak diragukan lagi, PT MFK yang diibaratkan “arsitek dan kurator dapur professional” dengan segala pengalamannya sejak 1992 di sektor dapur komersial menyediakan 2000+ produk dengan standar industry baik hotel, restoran, caffee ataupun bisnis F&B.***