Bandung Side, jl.Dr. Setiabudi – BPC IHKA Bandung Raya di usia ke 3 menggelar kompentisi bergengsi dibidang housekeeping yakni Lomba Making Bed, Cerdas Cermat dan Lomba Merangkai Bunga yang dilaksanakan di Aula Poltekpar NHI Bandung, jl. Dr. Setiabudi No.186, Kota Bandung, Selasa, 8 Oktober 2024.
Housekeeping salah satu departemen di sebuah hotel yang bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan, perawatan, dan keindahan tata ruang hotel, sehingga dapat dikatakan housekeeping merupakan wajah suatu hotel karena kualitas fasilitas dan pelayanan hotel ditentukan oleh kualitas pekerjaan departemen tersebut.
Wadah organisasi housekeeping yakni Indonesian House Keepers Association (IHKA) merupakan kumpulan individu professional yang memiliki aspek penting pada departemennya harus diperhatikan adalah, Kebersihan, Kerapian, Keindahan, Ketelitian, dan Kenyamanan.
Dalam aktivitasnya bekerja, seorang housekeeper mengelola seluruh area, baik kamar tidur, kamar mandi, ruang tamu, maupun area publik lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Gatot Abilowo, Ketua BPC IHKA Bandung Raya disela kompetisi bidang housekeeping,” Tentunya, melalui kompetisi ini kualitas peserta menjadi penentu karir mereka sebagai housekeeper dapat berdaya-saing baik nanti ditingkat nasional maupun Internasional.
Sehingga, lanjut Gatot Abilowo, kompetisi ini menjadi sarana tepat bagi houskeeper baik yang berstatus pelajar pada lembaga pendidikan maupun yang sudah di industry perhotelan untuk menunjukan skill mereka yang terbaik, sekaligus upaya membentuk karakter hospitality pada housekeeper, ungkap Gatot Abilowo.
Diikuti oleh 94 peserta dari target yang direncanakan yakni 50 peserta, baik dari kategori Pelajar dan Industry menjadi dorongan kuat panitia kompetisi untuk mensukseskan lomba yang pertama kali digelar oleh BPC IHKA Bandung Raya disaat usia ke 3 tahun.
Jenis lomba yakni Making Bed, Cerdas Cermat dan Merangkai Bunga dari dua kategori, pelajar dan industry diikuti dengan antusias oleh peserta dengan peraturan yang wajar dipandu oleh juri making bed diantara Emien Kartini, Dewi Fatimah dan Tresna. Sedangkan juri Merangkai Bunga oleh Widi dan lomba Cerdas Cermat oleh Erry dan Umi Khulsum.

Pada pelaksanaan lomba Making Bed sebelum memulai berkompetisi, juri melakukan check body peserta pada kerapian mengenakan baju, kerapian rambut hingga sepatu serta penampilan. Hal tersebut dilakukan berkenaan dengan standar kesiapan housekeeper saat memulai bekerja.
Peserta memulai kompetisi Making Bed dengan tahapan merapikan bed pad terlebih dahulu sebelum menebar sheet. Dilanjutkan dengan tebar sheet dan memastikan sampai menutupi semua bagian bed dengan rata antara bagian atas, bawah, kanan dan kiri.
Kemudian peserta melipat tiap sisi sheet ke bagian bawah bed dengan membentuk sudut 45 derajat. Selanjutnya peserta menebarkan duvet cover ke atas bed, lalu masukan iner duvet ke duvet cover sampai semua bagian terisi, diakhiri melipat bagian duvet atas selebar pillow. Menuntaskan Making Bed, peserta memasang pillow case ke pillow lalu meletakan pillow di bagian atas/ kepala bed dengan rapi.
“Making bed merupakan practical skill dimana pekerjaan ini memerlukan praktek yang dilakukan secara terus menerus untuk mencapai hasil yang maksimal,” jelas Gatot Abilowo yang akrab disapa Abi.

Dalam pantauan Bandung Side, kompetisi Merangkai Bunga dilakukan oleh peserta tidak lepas dari kreativitas, komposisi, penggunaan warna bunga, teknik desain bunga, keseimbangan rangkaian bunga, dan dapat memberi presentasi pada keseluruhan rangkaian.
“Kita bisa melihat hotel lobby yang juga berfungsi sebagai titik pertama atau tempat pertama antara tamu dan staff hotel berinteraksi dan terbangunnya kesan awal dari tamu terhadap hotel dengan adanya sebuah rangkaian bunga,” ujar Abi memberi penjelasan.
Lobby yang berperan sebagai area tunggu, sehingga desain interior keseluruhannya perlu bersifat harmonis untuk menciptakan suasana yang nyaman. Pengaruh lobby terhadap tamu sangatlah besar terhadap tamu dimana lobby sebagai ruang utama sirkulasi yang digunakan sebagai tempat pertemuan social dan budaya.
“Bukan hanya lobby yang menjadi tanggung jawab seorang housekeeper sehingga menimbulkan nuansa yang menyenangkan, tidak monoton, dan berkesan natural sehingga memberikan effek produktifitas yang tinggi namun juga di area umum, seperti di lorong atau selasar, ruang sarapan, dan serambi hotel tidak lepas dari kebersihan, kerapian, keindahan, ketelitian, dan kenyamanan,” ungkap Abi.
Pada momen Cerdas Cermat yang diikuti oleh kategori Pelajar dan Industry, akan mendapatkan pertanyaan dari pemandu berupa materi pengetahuan bidang housekeeping dan pengetahuan umum tentang pariwisata.

Berikut pemenang kompetisi houskeeping yang diikuti oleh pelajar dari SMK Pariwisata dan industry perhotelan,
A. Lomba Merangkai Bunga/ Flower Arrangement Champion,
Juara 1: Sofi Nuraini, SMK Putra Nasional Cibodas dengan nilai 87.5 (Pelajar).
Juara 1: Yana Suryana, Grand Mercure Setiabudhi dengan nilai 95 (Industry)
B. Lomba Cerdas Cermat,
Juara 1: SMKN 1 Cisarua (Pelajar)
Juara 1: Arion Suites Hotel (Industry)
C. Lomba Making Bed,
Pelajar:
Juara 1. Windi Elwana, SMK Cibodas A dengan nilai 375
Juara 2. Cep Nuryana, Poltek Pajajaran dengan nilai 359
Industry:
Juara 1. Asep Somantri, Yello Paskal dengan nilai 374.5
Juara 2. Asep Suparman, Ibis Trans Hotel dengan nilai 374
Peserta peraih Juara 1 dan 2 mendapatkan sertifikat, cinderamata dan uang binaan yang lansung diberikan oleh Gatot Abilowo: Ketua BPC IHKA Bandung Raya, Dewi Fatimah: Juri Making Bed dan Herry: Juri Cerdas Cermat.***