Empat Strategi Dasar Digital Marketing

empat strategi

Bandung Side, Kabupaten Cirebon – Empat strategi dasar memanfaatkan konektivitas digital yang meningkat membuat masyarakat harus adaptif dan responsif, terutama dari sisi pemahaman tren dan penguasaan perangkat teknologi yakni digital marketing.

Keseharian dan gaya hidup masyarakan pun ikut berubah seiring berkembangnya transformasi digital.

Chairi Ibrahim, CEO TMP Event mengatakan di dunia digital ini kita harus bisa meng-upgrade diri agar bisa bersaing di dunia digital.

Salah satunya dengan digital marketing Digital marketing adalah pemasaran produk dengan menggunakan media digital atau jaringan internet.

Chairi Ibrahim menyampaikan, terdapat empat strategi dasar dari digital marketing. Keempat hal itu bisa dimanfaatkan lewat media sosial, email marketing, Search Engine Optimization (SEO), dan iklan berbayar.

Ini bisa digunakan untuk bertemu klien ataupun teman baru.

1. Media sosial
Saat menggunakan media sosial ada hal-hal yang harus diingat. Pada dasarnya, pada platform ini kita mempromosikan konten sesuai dengan karakteristik platform. Menggunakan hashtag yang sesuai di waktu yang tepat.

“Kita tidak asal posting di media sosial. Jadi harus melihat dan mempelajari karakternya bagaimana,” ujar Chairi Ibrahim dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (25/11/2021).

2. Email marketing
Email marketing lekat kaitannya dengan promosi. Namun, hal ini dapat menjadi promosi jangka panjang dan menguntungkan bagi para pelanggan baik baru maupun lama untuk mendapatkan update terbaru mengenai suatu produk.

3. Search Engine Optimization
Optimisasi website untuk mendapatkan peringkat teratas di hasil pencarian atau mendapatkan ranking tertinggi di hasil pencarian. Hal terpenting dari SEO menghasilkan traffic yang lebih mudah dikonversi dibandingkan di media sosial.

4. Iklan berbayar
Ketika sudah memiliki modal, kita bisa mengalokasikan dana pada iklan berbayar atau dikenal dengan SEM. Menurutnya, menggunakan iklan berbayar akan memfokuskan iklan kepada target audiens dengan sangat spesifik.

“Dampak dari digital marketing bisa dirasakan dengan maksimal kalau kita menggunakan prinsip AIDA,” ujar Chairi Ibrahim.

AIDA ini mengedepankan awareness, ketertarikan, keinginan pembeli, hingga akhirnya target pasar kita melakukan pembelian.

Jangan gunakan digital marketing yang berdampak di berbagai hal, bukan hanya mengesankan orang lain.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (25/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Kis Uriel (Storytelling & Self Development Coach), Theo Derick (CEO and Founder of Coffee Meets Stocks), Nurhadiansyah (Guru SMK Wahidin Kota Cirebon), dan Inayah Chairunnisa sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***

Tinggalkan Balasan