Bandung Side, Kabupaten Kuningan – Transformasi digital telah memengaruhi bagaimana masyarakat berinteraksi secara daring membangun kualitas diri yang positif.
Dalam hal mencari informasi, bekerja, kegiatan belajar, transaksi keuangan, hingga berbelanja saat ini dilakukan secara mobile lewat layar ponsel.
Begitu cepat dan instant membangun, sehingga sebagian masyarakat yang tampak masih awam belum memanfaatkan digital ini sesuai etika dalam transformasi digital.
Syarief Hidayatulloh, Digital Marketing Strategic Hello Morning Monday mengatakan setiap individu perlu membangun kualitas diri dengan memiliki etika digital, berilmu dan berdaya sehingga bisa menjadi pribadi unggul di lingkungan
Namun unggul di sini bukan dari kemampuan dan kecerdasan diri sendiri, sebab di era digital ini diperlukan kolaborasi atau dengan tim kerja. Penerapan kolaborasi digital ini menjadi salah satu kemampuan yang harus dimiliki setiap orang di masa kini. Apalagi di masa pandemi Covid-19, penerapan kolaborasi digital sangat dibutuhkan untuk kegiatan bisnis dan mendukung aktivitas masyarakat.
“Salah satu kesimpulan yang dilakukan YouGov, menurut survei yang dipublikasikan di situs World Economic Forum tersebut perusahaan akan memeriksa latar belakang dan identitas pribadi di sosial media pelamar,” kata saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat I, pada Jumat, (15/10/2021).
Dia pun mengajak masyarakat agar mulai memanfaatkan teknologi secara beretika, sebab jika tidak karier atau masa depan pun bisa hilang. Sebab hampir semua perekrut tidak ingin mempekerjakan pegawai yang memiliki unggahan kata-kata kasar, sering memposting hal negatif, atau berbagi informasi hoaks, sehingga bijaklah dalam bermedia sosial.
Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Klemes Rahardja, Founder The Enterpreneur Society, Aisyiah Ulfah, Guru TK Bina Harapan III Cinere, Benny Daniawan, Dosen Sistem Informatika Universitas Buddhi Dharma, serta Michiko Utoyo, seorang Digital Creator.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***