Bandung Side, Kabupaten Tasikmalaya – Membuat pertunjukan di masa pandemi membuat kita banyak berkegiatan di rumah, hal tersebut bukan berarti kita harus bermalas-malasan dan tidak produktif, malah sebaliknya.
Menurut Lucia Palupi seorang Digital Content Music Producer, dengan adanya pandemi justru kita perlu untuk belajar hal baru dan beradaptasi dengan transformasi digital.
“Banyak hal yang dapat dilakukan tanpa harus keluar rumah, seperti kegiatan kesenian, berkebun, fotografi, merias diri, mengajar, dan banyak lainnya. Semuanya juga bisa disajikan kepada publik secara live melalui media sosial,” ujar Uci dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) siang.
Berkesenian dan membuat pertunjukan dari rumah menjadi sebuah aktivitas yang produktif dan kreatif. Uci pun langkah-langkah membuat pertunjukan dari rumah.
Pertama, mengandalkan sisi kreativitas masing-masing anggota keluarga. Kedua, membuat rencana pertunjukan mulai dari tema hingga episode.
Ketiga, membuat susunan acara pertunjukkan mulai dari pembukaan hingga penutupan. Keempat, mempersiapkan segala alat yang dibutuhkan, seperti tempat, suara, kamera, penerangan, dekorasi, dan perlengkapan lainnya.
“Gunakan rumah sebagai studio dalam menghasilkan seni pertunjukan,” ungkap Lucia Palupi.
Pada tahap kelima, membagi tugas dan peran anggota keluarga. Keenam, membuat materi promosi agar menarik minat orang lain untuk menonton.
Promosi ini bisa memanfaatkan media sosial dan platform digital lainnya.
Ketujuh, melaksanakan pertunjukkan sesuai dengan rencana dan menyajikannya secara live.
“Kita buat pertunjukkan bisa dengan memanfaatkan berbagai aplikasi foto dan video editor yang banyak tersedia di handphone. Kita juga harus punya prinsip mau belajar karena kebutuhan masing-masing orang berbeda,” ungkap Lucia Palupi.
Uci menuturkan, begitu pun saat membuat poster promosi, kita bisa mengandalkan aplikasi-aplikasi yang ada di smartphone.
Sajikan juga nama sponsor atau bintang tamu jika ada. Lalu, pilih platform yang nantinya digunakan untuk melakukan live streaming, tambah Uci.
Apabila pertunjukkan ini berhasil dan menarik minat banyak orang, tidak menutup kemungkinan bahwa pertunjukkan ini akan membawa penghasilan meski hanya dari rumah. Namun, yang perlu diingat bahwa kita perlu konsisten dan terus belajar.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi.
Webinar wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) siang juga menghadirkan pembicara Ipan Zulfikri (Ketua RTIK Kota Tasikmalaya), Ryzki Hawadi (CEO & Co-Founder Attention Indonesia), Katherine (Owner of Organicrush), dan Maichel Kainama sebagai Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan literasi digital ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.
Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***