Bandung Side, Kabupaten Bogor – Gunakan 10 cara menjaga identitas yang saat ini pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 202,6 juta jiwa dengan 170 juta yang telah aktif di media sosial.
Dengan gencarnya teknologi dan internet sebagai bagian hidup manusia modern, terdapat ancaman pencurian data pribadi maupun kejahatan siber melalui internet.
Eddy P Purnomo, Digital Business Project Manager OCBC NISP dalam webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memberikan 10 tips singkat untuk menjaga identitas pribadi di internet.
Menurut Eddy Purnomo saat berbagi untuk gunakan 10 cara menjaga identitas pribadi di media sosial,
1.Bijaklah dalam menggunakan media sosial dan platform digital lainnya.
2.Jangan gunakan kartu kredit Anda untuk semua transaksi online.
Selanjutnya,
3.Gunakan cloud penyimpanan untuk back up data public
4.Lakukan factory reset pada saat menjual perangkat Anda.
5.Buat sandi atau password yang aman dan sukit untuk ditebak.
Kemudian,
6.Perhatikan pemberian izin akses dari suatu aplikasi misalnya di app store dan google play.
7.Selalu logout setelah mengakses suatu situs.
Cara terakhir,
8.Jangan pernah memberi informasi kepada pihak lain terkait kode OTP.
9.Waspadai lowongan kerja palsu atau survey abal-abal.
10.Jangan membuka lampiran pada email yang mencurigakan atau tidak jelas.
Webinar Literasi Digital untuk wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi.
Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Hani Purnawati, Koordinator Program Edukasi4ID, Abdul Aziz, Kepala Program Multimedia SMK Assalam Depok, Isro D. Prastowo, Waka Hubinmas SMK Muhammadiyah 5 Mijen.
Kegiatan literasi digital ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama.
Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.***