Malang Fashion Week Majukan Industri Kreatif

Bandung Side , Malang – Malang Fashion Week diadakan memasuki tahun ketiga, dimana pada tahun tahun sebelumnya telah dilaksanakan secara langsung dengan sangat megah dan spektakuler.

Pada saat kondisi pandemi ini, kita semua dihadapkan pada kondisi kenormalan baru yang mengharuskan segala aktifitas dilakukan secara virtual dengan penggunaan protokol kesehatan yang sangat ketat.

Tujuan utama dari pelaksanaan Malang Fashion Week adalah, untuk bersama pemerintah serta lembaga swasta yang lain, memajukan industri Fashion di Kota Malang pada Khususnya serta Indonesia pada umumnya.

Berikutnya adalah mendukung program Pemerintah kota Malang, untuk mempertahankan dan menguatkan lagi predikat kota Malang sebagai kota kreatif di Indonesia yang berstandar global.

Adapun tujuan berikutnya adalah sebagai wahana bersama bagi para pelaku industri kreatif khususnya kolaborasi antara desainer, dengan pengrajin / UMKM, antara desainer muda dengan desainer senior, juga antara desainer lokal dengan desainer nasional maupun Internasional, dalam mendesain dan membuat karya yang luar biasa.

Malang fashion week kali ini, tidak hanya menampilkan presentasi karya dalam bentuk fashion show, melainkan juga menyelenggarakan Webinar Nasional “Fashion in New Normal era”, Live IG Fashion Talk dengan desainer inspiratif, Lomba Fashion Illustration, dan Lomba Face Icon.

Pagelaran yang menghadirkan 51 Designers, baik desainer Lokal, Nasional bahkan desainer Internasional yaitu satu desainer dari Kualalumpur Malaysia dan satu Desainer dari Perth Australia.

Juga menampilkan 3 Guest Designers yaitu Ali Charisma dari Bali; Gregorius Vici dari Semarang; dan Azlan dari Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam fashion Webinar Nasional tentang Fashion di Era New Normal, menghadirkan 3 guest Speakers yaitu, Andien yang sudah memulai bisnisnya pada bidang fashion, Ane Avantie dan Ali Charisma yang keduanya merupakan Desainer top Indonesia.

Tema Malang Fashion Week kali ini adalah, “Enigmatic” istilah yang memberi makna “sulit dimengerti” dan “sebuah Ketidakpastian”, dimana makna itu memberi semangat kepada kita untuk terus bertahan dan bangkit dengan menerapkan prinsip prinsip sustainability agar bisa mempertahankan kelangsungan hidup kita.

Tema ini dipilih dan disesuaikan untuk merespon kondisi dunia yang sedang dilanda pandemic COvid-19. Diharapkan para desainer tetap mampu beradaptasi melalui karya-karya yang dihasilkan.

Virtual kali ini dilaksanakan selama 3 hari dengan sub tema yang berbeda setiap harinya yaitu : Grup Modest Wear – Tanggal 6 November 2020, Grup Evening Wear – Tanggal 7 November 2020, dan tema Urban – Tanggal 8 November 2020.

Karya para desainer ini akan diperagakan oleh 20 model professional, melalui proses tapping video yang telah dilaksanakan pada tanggal 18-25 Oktober 2020 di Hotel Tugu, dan lokasi heritage di Kota Malang.

Acara Virtual Malang Fashion Week ini akan ditayangkan secara Live Streaming di channel Youtube “Malang Fashion Week” pada tanggal 6-8 November 2020 Pukul 13.00 WIB. Link Channel Youtube Malang Fashion Week: http://bit.ly/youtube-mfw

Segenap panitia Malang Fashion Week 2020 mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung terlaksananya acara ini, khususnya kepada Bank Indonesia Malang; Pemkot Malang melalui Diskopindag, Pemda Malang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Viva Cosmetics; Tugu Hotels; dan Breaker Creative.

“SEMANGAT ENIGMATIC ADALAH SEMANGAT KREATIF DALAM MERESPON KETIDAKPASTIAN KEADAAN KARENA PANDEMIC”.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan