IDEAFEST 2020 Bangkitkan Pariwisata

Bandung Side , Jakarta – IDEAFEST, festival kreatif terbesar di Indonesia yang bertujuan untuk memberikan inspirasi bagi anak muda Indonesia agar berani berkarya dan mengejar mimpinya.

Mengusung tema ‘restart’, Kemenparekraf bersama IDEAFEST mengajak masyarakat menata hari baru menuju tahun yang baru. Sebab, 8 bulan terakhir ini terasa sangat berbeda, di mana masyarakat dihadapkan dengan banyak ketidakpastian di tengah pandemi COVID-19.

Sebanyak 150 pembicara berbagi inspirasi dan informasi ditawarkan menjadi referensi terkini bagi pelaku industri kreatif.

Konten dan para pembicara pun telah melalui proses kurasi oleh 15 kurator (Braintrust), yang datang dari berbagai latar belakang dan keahlian di bidang industri kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, melalui panggung virtual IDEAFEST 2020, mengatakan pandemi COVID-19 berdampak pada semua sektor, termasuk pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Banyak destinasi wisata terpaksa tutup dan wisatawan tidak datang selama masa pandemi. Hal itu membuat sektor parekraf berhenti,” kata Wishnutama.

Pandemi COVID-19 yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir, membuat sektor pariwisata lesu. Inilah kenapa tema ‘restart’ tepat diusung, karena sektor parekraf berupaya untuk restrategy, tambah Wishnutama.

“Justru selama pandemi kita harus mencari strategi lain, berpikir positif, agar menemukan peluang lain untuk kembali membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia,” ujar Wishnutama.

Menparekraf melanjutkan, sektor parekraf Indonesia memiliki dua kekuatan dibandingkan negara lain dalam menghadapi pandemi COVID-19, yakni hospitality dan creativity.

Kemenparekraf untuk membangkitkan kembali sektor parekraf di Indonesia, yaitu dengan adanya relaksasi pajak, restrukturisasi perbankan, subsidi keringanan listrik lewat PLN, program penjaminan korporasi padat karya, kredit kerja untuk UMKM hingga Rp10 miliar, dan beragam insentif diberikan baik untuk penerbangan maupun industri pariwisata lainnya.

“Kemenparekraf juga menggelontorkan hibah pariwisata hingga Rp 3,3 triliun. Dana tersebut diperuntukkan bagi pengusaha hotel, restoran, dan pemerintah daerah (pemda). Hal tersebut dilakukan sebagai upaya membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Wishnutama.

Selama pandemi digitalisasi terakselerasi dengan cepat, maka dari itu di kampanye #BanggaBuatanIndonesia membantu pelaku UMKM memanfaatkan platform digital.

“Sampai saat sudah hampir 2 juta para pelaku UMKM yang berjualan produknya secara online. Sebab, akan berat pelaku UMKM atau ekonomi kreatif hanya berkutat pada pemasaran secara konvensional,” jelas Menparekraf.

CEO Samara Media & Entertainment, Ben Soebiakto, menyampaikan pandemi membawa masyarakat ke dalam sebuah perubahan kehidupan yang tak terduga dan tanpa persiapan, namun bukan berarti masyarakat harus menyerah. “Tahun ini adalah waktu untuk kita menemukan kembali keterampilan, mengubah inspirasi, ide, tujuan, dan juga impian,” ungkap Ben.

Ben berharap IDEAFEST dapat memberikan ruang bagi komunitas kreatif dan figur inspiratif memberikan dampak yang lebih besar dan efektif.

Sementara itu, Direktur Konsumer Bank BRI, Handayani, menyampaikan terus berkomitmen mendukung berbagai bentuk kegiatan yang bertujuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Untuk itu, kami berharap gelaran IDEAFEST ini dapat menjadi platform yang memberikan manfaat kepada komunitas kreatif Indonesia. Tempat para generasi muda kreatif Indonesia menyalurkan ide-ide dan inovasi baru. Mengoptimalkan informasi, kreativitas, dan edukasi dengan melalui sharing ide atau pengetahuan,” papar Handayani.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan