Brawijaya Clinic Bandung Hadirkan Klinik Persalinan Dengan Layanan Prima

Bandung Side, jl. Banteng – Brawijaya Clinic Bandung bagian dari Group RSIA Brawijaya dalam kiprahnya sudah 5 tahun berdiri, hadirkan layanan prima terbaru, yakni Klinik Persalinan  yang didukung oleh tim dokter yang profesional dan peralatan modern.

Layanan Persalinan (Marternity Clinic) dari Brawijaya Clinic Bandung ini, diresmikan oleh Ketua PKK Jawa Barat, Atalia Praratya dengan prosesi pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti sebagai simbol dimulai beroperasinya layanan terbaru klinik yang berlokasi di jl. KH. Ahmad Dahlan (jl. Banteng) No. 40 Bandung, Rabu (29/7/2020).

Brawijaya Clinic Bandung meluncurkan layanan Klinik Persalinan yang diresmikan oleh Atalia Praratya, Ketua PKK Jawa Barat (tengah berkerudung merah), Rabu (29/7/2020).

Brawijaya Clinic Bandung sebagai pusat layanan kesehatan khusus ibu dan anak, menjadi pilihan pasangan muda dalam layanan mulai perencanaan kehamilan, perawatan masa kehamilan, kelahiran, hingga menjadi pilihan dalam layanan tumbuh kembang anak.

Namun, Brawijaya Clinic Bandung belum memiliki layanan Klinik Persalinan secara mandiri. Hal tersebut sudah menjadi rencana pihak manajemen bahwa dengan perkembangan dan potensi dari sisi marketing layanan baru persalinan yang memiliki fasilitas lengkap serta tehnologi mesin USG sistem 4D untuk mendeteksi status kesehatan janin, perkembangan janin hingga kondisi kesehatan bayi dapat secara jelas dan detail dapat dilaporkan rekam medisnya.

Peluncuran Klinik Persalinan ini turut menandai peresmian Brawijaya Clinic Bandung sebagai lokasi kelima dari Brawijaya Hospital & Clinic, diantaranya berlokasi di jl. Kemang No.83 A Jakarta Selatan, jl. MH. Thamrin No. 10 Jakarta Pusat, jl. Taman Brawijaya No. 1 Kebayoran Baru – Jakarta Selatan, jl. Duren Tiga Raya No. 5 Pancoran – Jakarta Selatan dan jl. Raya Ciputat Parung – Depok.

dr. Fairuz Baswedan, MBA, selaku Head Brawijaya Clinic Bandung (kiri), saat memberi keterangan pers, peluncuran layanan Klinik Persalinan, Rabu (29/7/2020).

Hadirnya Klinik Persalinan dari Brawijaya Clinic Bandung, melengkapi lini layanan kesehatan terintegrasi yang telah tersedia sebelumnya, yaitu Klinik Kandungan dan Kebidanan/Obgyn, Klinik Anak/Pediatric, Klinik Penyakit Dalam/Internal Medicine, Klinik Psikologi/Psychology, Klinik Umum, Klinik Gigi/Dental dan Klinik Tumbuh Kembang Anak/Children Growth & Development Clinic

Seperti yang disampaikan oleh dr. Fairuz Baswedan, MBA., selaku Head Brawijaya Clinic Bandung bahwa melahirkan adalah sebuah proses dimulainya suatu kehidupan baru. Sebagai seorang ibu, memilih klinik persalinan terbaik menjadi hal penting untuk memastikan pengalaman pelayanan secara menyeluruh sejak masa kehamilan hingga proses persalinan.

“Pelayanan Klinik Persalinan dari Brawijaya Clinic Bandung sesuai dengan arahan Peraturan Kementerian Kesehatan No.66 Tahun 2014 tentang Pemantauan Pertumbuhan, Perkembangan, dan Gangguan Tumbuh Kembang Anak. Untuk itu, klinik ini dilengkapi dengan layanan tumbuh kembang anak secara menyeluruh mulai dari diagnosa, terapi, pemantauan, dan intervensi secara dini berbagai masalah gangguan tumbuh kembang anak sejak bayi hingga berusia 18 tahun,”kata dr. Fairuz.

Ruang Klinik Persalinan, Brawijaya Clinic Bandung yang diresmikan oleh Ketua PKK Jawa Barat, Atalia Praratya, Rabu (29/7/2020).

Layanan terbaru dari Brawijaya Clinic Bandung, lanjut dr. Fairuz, diisi oleh tim berpengalaman yang terdiri atas dokter ahli kebidanan dan kandungan (obgyn). Selain itu dukungan fasilitas yang ditawarkan tersedia selama 24 jam waktu pelayanan yang hadir dalam dekorasi dan suasana homey untuk memastikan kenyamanan para ibu seperti dirumah sendiri.

“Layanan klinik persalinan ini telah terintegrasi dengan data rekam medis seluruh pasien Brawijaya Clinic Bandung. Hal ini memungkinkan para dokter untuk memberikan arahan dan diagnosa komprehensif berdasarkan riwayat medis tiap-tiap pasien,” ungkap dr. Fairuz Baswedan.

Menurut Dian Sumardi, Direktur Marketing Group RSIA Brawijaya bahwa Brawijaya Clinic Bandung memiliki fasilitas layanan persalinan 4 kamar rawat inap dan 5 tempat tidur, karena ada satu kamar yang memiliki 2 tempat tidur yaitu kamar kelas 1 dan lainnya kamar VIP dan Deluxe.

Dian Sumardi, Direktur Marketing Group RSIA Brawijaya (kanan).

“Brawijaya Clinic Bandung juga telah bekerjasama dengan asuransi swasta untuk memudahkan pelayanan pasien saat melahirkan atau saat mendapatkan layanan kesehatan lainnya,”kata Dian.

“Sedangkan untuk layanan konsultasi dengan tim ahli dan dokter dapat dilakukan melalui reservasi secara mudah di website Brawijaya Clinic Bandung ataupun melalui nomor (022) 7308 104. Reservasi juga dapat dilakukan melalui aplikasi Brawijaya Mobile yang dapat diunduh di Play Store,”ungkap Dian.

dr. Hovlanta Pidingan, SpOG sebagai penanggung-jawab Brawijaya Clinic Bandung mengatakan,”Dalam memberi pelayanan kepada pasien, kami telah memberlakukan protokol kesehatan, yakni seluruh karyawan menggunakan masker atau shield face, sarung tangan dalam melayani, tempat cuci tangan dibeberapa sudut clinic serta diruang tunggu yang terpisah antara yang sehat dan yang sakit”.

Kamar Rawat Inap modern dan homey, Brawijaya Clinic Bandung merupakan fasilitas pasien persalinan.

“Selain itu, protokol kesehatan lain nya yang berlaku yaitu pengaturan jadwal dokter, pengaturan jadwal memberi vaksin untuk anak dan dewasa juga terpisah waktunya. Bahkan untuk komunikasi atau berkonsultasi bisa melalui nomer telpon yang tersedia yaitu di 022-7308 104,”jelas dr. Hovlanta.

dr. Hovlanta Pidingan juga memberi tips bagi pasangan yang merencanakan kehamilan terlebih dahulu kedua belah pihak melakukan cek darah HIV dan Hepatitis. “Selain melakukan cek darah HIV dan Hepatitis, suami hendaknya melakukan analisa spermanya dan istri melakukan USG kandungan sebagai persiapan keberlangsungan kehamilan,”kata dr. Hovlanta.

Fasilitas mesin inkubator modern yang dimiliki oleh Brawijaya Clinic Bandung.

“Dengan melakukan cek darah, fungsinya juga akan mengetahui bahwa jangan sampai kadar Hemoglobin dibawah 11 g/dl. Kebutuhan Hemoglobil normal pada wanita dewasa berkisar antara 12 – 15 g/dl sedangkan pria dewasa berkisar antara 13 – 17 g/dl yang memberi tanda kondisi pasien sehat,”ungkap dr. Hovlanda saat memberi keterangan pers-nya.

Ketika kadar Hemoglobin rendah, hal tersebut menandakan tubuh mengalami anemia atau polisitemia. Bila dipaksakan hamil, dikuatirkan pada masa kehamilan mengakibatkan Janin Tidak Berkembang (JTB), sehingga anak yang lahir bisa stunting, lanjut dr. Hovlanta.

Brawijaya Clinic Bandung juga memiliki fasilitas Ruang Bermain Anak, sebagai sarana pasien Tumbuh Kembang Anak.

“Seperti pesan Ibu Atalia Praratya, upaya edukasi kesehatan pada pasangan yang hendak hamil harus disampaikan secara terus-menerus untuk mencegah bayi yang stunting. Bayi yang mengalami gagal tumbuh kembang secara fisik juga mengalami kemunduran tumbuh kembangnya otak, sehingga tidak dapat menciptakan Generasi Emas pada saat masa memasuki era Indonesia Emas ditahun 2045,”jelas dr. Hovlanta kepada Bandung Side.

“Melahirkan adalah proses kehidupan yang indah. Brawijaya Clinic Bandung berkomitmen untuk menjadi Klinik pilihan keluarga, memberikan layanan kualitas perawatan berkelas dan memberikan keramahan yang terbaik bagi pasien. Menekankan pada kualitas layanan dan keselamatan pasien melalui manajemen modern dan independen,”pungkas dr. Hovlanta Pidingan.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan