Asita Jabar Kunjungi Destinasi Wisata Kabupaten Bandung (jilid 1)

Bandung Side, Kabupaten Bandung – Asita Jabar melakukan kunjungan atau inspeksi tempat wisata diwilayah Kabupaten Bandung dalam rangka persiapan menyambut wisatawan pada masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Selasa (31/6/2020).

Ketua DPD Asita Jabar, Budijanto Ardiansjah yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua Asita Pusat mengatakan,”Kunjungan pengurus Asita Jabar merupakan program kerja pada masa adaptasi Kebiasaan baru pada era pandemik Covid-19 dalam rangka site inspection destinasi wisata yang ada diwilayah Kabupaten Bandung, mengenai persiapannya menyambut wisatawan dan perkembangannya sehingga pariwisata di Jawa Barat dapat bangkit kembali”.

Dalam kunjungan di destinasi wisata ini, lanjut Budijanto, pengurus Asita Jabar didampingi oleh Kabid. Pengembangan Destinasi Pariwisata, Disparbud Kabupaten Bandung, Yoharman Syamsu, Humas Pemkab. Bandung, Ibu Dina dan Staff Humas Pemkab. Bandung, saudara Abyl Hanifan.

Ketua DPD Asita Jabar, Budijanto Ardijansjah diukur suhu tubuhnya oleh crew bis SPA Trans sebelum memasuki area dalam bis, Selasa (31/6/2020).

“Rombongan pengurus Asita dalam perjalan menuju destinasi wisata di Kabupaten Bandung tidak melupakan protokol kesehatan yakni menggunakan masker, cairan desinfektan dan menjaga jarak dengan menggunakan bis pariwisata dari SPA Trans. Bis pariwisata dari SPA Trans juga sudah menerapkan protokol kesehatan, saat kita sebelum masuk bis telah diukur suhu tubuh dan diberi cairan desinfektan. Bis dengan kapasitas 24 tempat duduk hanya digunakan 12 tempat duduk,”jelas Budijanto kepada Bandung Side.

Sementara itu, Lena Dumaris Silalahi, Marketing PT Surya Putra Adipradana atau lebih dikenal dengan SPA Trans mengatakan,” SPA Trans telah menjalankan protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru dalam melayani perjalanan wisatawan ke tempat destinasi di Jawa Barat”.

“Bukan hanya perlakuan adaptasi kebiasaan baru untuk transportasinya, di kantor kami juga berlaku penerapan protokol kesehatan. Mulai dari pemesanan dikantor sudah disiapkan tempat cuci tangan, adanya tanda jarak tamu yang mau berkunjung kekantor, tapi kami juga menyarankan pemesanan dapat melalui telefon dan transfer dalam melakukan pembayaran. Sedangkan protokol kesehatan dari unit bis nya, tiap unit bis dilakukan penyemprotan desinfektan, untuk crew dilengkapi dengan APD baik dijalan yakni face shield atau pelindung muka, sarung tangan dan membawa alat ukur suhu tubuh,”jelas Lena.

Protokol Kesehatan dalam masa Adaptasi Kebiasaan Baru juga dijalankan oleh crew SPA Trans dalam melayani wisatawan yang akan melakukan perjalanan wisata, Selasa (31/6/2020).

“Didalam bis kami juga telah memberi tanda silang sebagai simbol menjaga jarak sesuai dengan peraturan pemerintah saat masa pandemik Covid-19 ini, jadi tempat duduk belum bisa diisi full. Untuk kebersihan bis sudah mengikuti SOP yang berlaku dengan mencatat setiap pengecekan dengan tambahan penyemprotan desinfektan tersebut. Bahkan setiap unit bis yang sudah digunakan akan diistirahatkan 1 sampai 3 hari untuk disemprot desinfektan hingga kumannya mati dan dijemur dulu mobilnya,”tegas Lena Dumaris Silalahi.

Perjalanan kunjungan ditempat destinasi Kabupaten Bandung dimulai pukul 09. 30 dari kantor DPD Asita Jabar jl. Tamblong No. 2 menuju Glamping Lakeside Rancabali jl. Raya Ciwidey Rancabali Km. 01, Kp. Purnamasari, Kabupaten Bandung. Protokol kesehatan di masa adaptasi kebiasaan baru telah dijalani untuk kebangkitan pariwisata Jawa Barat sebelum rombongan pengurus Asita Jabar berangkat menuju wilayah destinasi wisata Kabupaten Bandung.***(bersambung)

Tinggalkan Balasan