Satgas Sektor 4 Uji Coba Tanam Ikan Di Sungai Cikakembang

Bandung Side, Majalaya – Satgas Sektor 4 Citarum Harum menanam ikan di Sungai Cikakembang dalam rangka uji coba ketahanan ikan sebelum Wisata Air Sungai Cikakembang dibuka untuk umum, Sabtu (14/3/2020).

Seberat 10 kg berbagai jenis ikan seperti Ikan Mas, Ikan Nila dan Ikan Koi ditanam di Sungai Cikakembang untuk mengetahui kondisi terkini ekosistem Sungai Cikakembang apakah sudah layak dikembangkan. “Sungai Cikakembang sudah mulai membaik, kondisi parameter baku mutu air nya sudah bisa dikembangkan ekosistemnya. Menanam ikan seberat 10 kg kurang lebih terdapat sekitar 25 ekor lumayan besar akan terus dipantau kehidupannya di Sungai Cikakembang ini,”kata Komandan Kompi (Danki) Sektor 4 Citarum Harum, Lerda Arh. Dwi Iswantoro.

Satgas Sektor 4 Citarum Harum Uji Coba menanam ikan dilokasi Wisata Air Sungai Cikakembang, Sabtu (14/3/2020).

Bila menunjukkan perkembangan yang bagus, lanjut Letda Dwi, akan ditambah lagi ikannya, bahkan jika memungkinkan bisa berkembang biak akan lebih bagus. Karena arus Sungai Cikakembang cukup deras debitnya dan ikan yang ditanam akan menyesuaikan diri dengan tempat barunya.

“Mulai hari ini, warga yang memancing dilokasi ditanamnya ikan atau dilokasi Wisata Air Sungai Cikakembang tidak diperbolehkan. Karena tujuan ditanam ikan ini selain sebagai indikator air sungai sudah sesuai baku mutu air yang layak dimanfaatkan, agar ikan bisa berkembang biak dan menjadi percontohan buat warga agar memanfaatkan lahan tidurnya dengan ditanam ikan,”ungkap Letda Dwi.

Kurang lebih 25 ekor ikan berbagai jenis ditanam sebagai sarana Uji Coba mengembangkan ekosistem Sungai Cikakembang, Sabtu (14/3/2020).

” Bila air Sungai Cikakembang bersih dari limbah cair pabrik dan limbah domestik khususnya sampah rumah tangga, sudah dipastikan ikan akan hidup dan ekosistem Sungai Cikakembang bisa pulih kembali,”jelas Letda Dwi disela melepaskan Ikan Koi berwarna putih ke Sungai Cikakembang.

“Jasad renik yang terdapat pada Sungai Cikakembang sebagai makanan ikan sudah terpenuhi bila ekosistem pulih kembali dan akan lebih cepat pertumbuhannya,”pungkas Letda Dwi Iswantoro.***

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan